POJOKSATU.id, MEDAN—Aksi intimidasi kembali terjadi di kantor Gubernur Sumut oleh seorang Staf Protokoler Gubsu Bobby Nasution. Kali ini menimpa wartawan TVRI Medan bernama Dodi.
Staf Protokoler Gubernur Sumut Bobby Nasution ini sampai bilang ‘Kau Tandai Aku Ya’ kepada wartawan TVRI yang meliput di kantor Gubernur Sumut.
Kejadian intimidasi ini kembali terulang. Pada momen pelantikan Bupati dan Wabup Madina Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi, yang digelar di Ruang Raja Inal Sirega Kantor Gubernur Sumut, Jumat (21/3/2025) lalu hal yang sama juga terulang.
Baca Juga: Bobby Nasution dan Menteri ATR BPN Bahas Penyelesaian Masalah 5.873 Hektare Pertanahan di Sumut
Diketahui, Staf Protokoler Gubsu Bobby Nasution yang mencoba melakukan intimidasi dan menghalangi kinerja wartawan ini bernama Wahyu.
Peristiwa ini terjadi, Rabu (7/5/2025) usai wartawan melakukan wawancara dengan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution di kantor Gubernur Sumut.
Namun diakhir wawancara, staf bernama Wahyu itu memberikan kode untuk menyudahi sesi wawancara.
Namun, wartawan TVRI bernama Dodi masih tetap mengabil gambar dengan menggunakan handycamp.
Baca Juga: Luncurkan TPST USU, Bobby Nasution: Potensi Pemecah Masalah Sampah di Sumut
Merasa instruksinya tidak didengarkan, Wahyu kemudian mendorong wartawan TVRI Medan tersebut dan menanyakan asal dari media mana.
Bahkan, staf yang arogan ini meminta wartawan meminta maaf kepadanya. "Minta maaf kau, jangan dorong-dorong, kau tandai aku ya," kata Wahyu.
Adu mulut antara para wartawan dengan staf honorer protokol itu juga tak terhindarkan.
Kemudian rekan Staf Protokoler Gubsu lalu mengajak Wahyu untuk meninggalkan para wartawan yang masih ada di kantor Gubernur.
Namun Wahyu datang lagi meminta peristiwa ini disudahi saja, akan tetapi dia enggan meminta maaf atas tindakanya.
Peristiwa perintangan wartawan ini juga buka kali pertama terjadi sejak Bobby Nasution menjabat sebagai Gubernur Sumut pada Februari 2025 lalu.
Sebelumnya dalam beberapa kali kegiatan, wartawan yang bertugas juga dilarang meliput.***




