POJOKSATU.id, JAKARTA-- Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari 3 partai politik yakni Golkar, PPP dan PAN, belum menentukan capres.
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara menyebut, PPP masih menunggu tanggal 10 Januari 2023 atau Selasa besok.
Hingga kini KIB belum menentukan siapa calon presiden yang bakal diusung pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara menuturkan, PPP masih melihat perkembangan politik tanah air.
Kemungkinan akan menyampaikan sikapnya dalam waktu dekat ini.
Baca Juga :
8 Pimpinan Parpol Tolak Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, Termasuk 2 Menteri Jokowi
"Kita lihat dulu perkembangannya. Mungkin kita lihat setelah harlah PPP. Tunggu tanggal 10. Kita lihat dulu namanya mau bertanding kan kita lihat dulu siapa lawan kita,” ucap Amir di Hotel Dharmawangsa, Minggu (8/1).
Amir menuturkan bahwa PPP belum bisa menyampaikan siapa yang bakal dijagokan dari PPP dan juga KIB. Pihaknya juga menyiratkan PPP belum memastikan akan menentukan sikap setelah harlah.
"Makanya kita lihat dulu,” tutupnya.
Dalam analisa sejumlah pengamat, dalam internal KIB nama Airlangga Hartarto merupakan calon presiden terkuat.
Namun, ada indikasi KIB akan mengusung Ganjar Pranowo, lantaran parpol di KIB yaitu Golkar, PPP dan PAN, merupakan partai politik koalisi yang dekat dengan Presiden Joko Widodo.(ikror/rmol/pojoksatu)




