POJOKSATU.id, JAKARTA— Jonathan Latumahina mengungkap kondisi terkini anaknya David Ozora di RS Mayapada, Kuningan, Jaksel. Jonathan juga menyinggung sikap terkini dari Mario Dandy Satriyo.
Kondisi terkini dari David Ozora serta sikap terkini Mario Dandy ini diungkap oleh Jonathan Latumahina di akun Twitter miliknya @seeksixsuck, Senin (13/3).
Terhitung sudah 3 minggu David dirawat di RS Mayapada usai mengalami penganiayaan pada 20 Februari 2023 di Perumahan Green Permata, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Jonathan Latumahina menyebut jika David sudah berbaring di rumah sakit selama hampir sebulan.
"Senin ke 4 vid, ayo semangat," kata Jonathan Latumahina dalam postingan itu.
Dalam cuitan tersebut Jonathan Latumahina menuliskan ungkapan semangat kepada sang putra David.
Selain mengungkap kondisi anaknya David Ozora, Jonathan Latumahina juga mengungkap sikap atau kondisi Mario Dandy terkini.
“Udah bisa nunduk ya, coba dongak lagi kepalanya pen liat,” sindir Jonathan Latumahina.
Seperti diketahui, David Ozora dianiaya oleh anak mantan pejabat pajak Rafael Alun, Mario Dandy, hingga koma.
Unggahan kondisi David juga sempat dibagikan Jonathan melalui akun twitternya di @seeksixsuck pada beberapa hari lalu.
"Diminishing between worlds" tulis Jonathan.
David Ozora Sempat Berteriak
Dalam video yang diterima wartawan beberapa waktu lalu, terlihat David berteriak dan merintih kesakitan.
Video itu juga diunggah di akun Twitter ayah David.
Rustam mengatakan, itu adalah reaksi emosional yang dikeluarkan oleh David.
"Jadi dia sempat meluapkan emosionalnya. Menurut dokter adalah ekspresi terakhir yang ada di memorinya. Mungkin itu adalah pas kejadian penganiayaan," kata Rustam kepada wartawan di RS Mayapada Kuningan, Jakarta, Selasa (7/3).
Rustam mengungkapkan kondisi David saat ini sudah dapat membuka matanya.
"Sudah membuka mata tapi belum bisa mengenali. Entah itu bapaknya, ibunya," terang dia.
Lebih jauh, Rustam mengatakan, pihak rumah sakit belum bisa memberikan kepastian waktu berapa lama lagi David harus dirawat.
" Belum tau kapan. Kita hanya pasrah ke RS," pungkasnya.m (ikror/pojoksatu)




