POJOKSATU.id - Lengser dari jabatan presiden, Joko Widodo (Jokowi) kini justru turun gunung ikut mengkampanyekan sejumlah pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur daerah.

Sampai saat ini sudah ada dua pasangan cagub-cawagub yang jelas-jelas mendapatkan endorse dari Jokowi.

Pertama adalah pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jawa Tengah.

Jokowi sampai ikut mendampingi Ahmad Lutfhi-Taj Yasin berkampanye di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Tak sendiri, ada sejumlah artis ibu kota juga yang ikut mengkampanyekan pasangan no urut dua di Pilgub Jateng ini.

Baca Juga: Mondar Mandir Beri Dukungan ke Cagub Cawagub Sejumlah Daerah, Jokowi Dituding Ingin Pamer Kekuasaan

Seperti Raffi Ahmad, Ria Ricis, Gading Marteen hingga Inara Rusli.

Setelah mendampingi Ahmad Lutfhi-Taj Yasin, Jokowi kini bergeser ke Jakarta.

Di Jakarta, Jokowi menyampaikan dukungannya terhadap pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

Bahkan Jokowi sampai meminta relawan untuk bergerak memenangkan pasangan nomor urut 1 di Pilgub DKI Jakarta ini.

Jokowi menargetkan Ridwan Kamil-Suswono meraih 58 persen suara.

Publik pun bertanya-tanya, mengapa Jokowi turun gunung ikut berkampanye.

Baca Juga: Jokowi Turun Gunung 'Endorse' Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jateng, Rocky Gerung: Berhenti Jadi Presiden Malah Jadi Politisi Bukan Negarawan

Jokowi memang bukan presiden pertama yang turun gunung ikut berkampanye dalam Pemilu.

Namun terdapat perbedaan antara Jokowi dengan sejumlah presiden yang turun gunung berkampanye.

Pengamat politik Rocky Gerung memaparkan perbedaan Jokowi dengan sejumlah presiden RI.

Seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), presiden ke-6 RI ini merupakan pendiri partai dan saat ini ia menjabat sebagai Dewan Pembina Partai Demokrat.

Ia turun gunung untuk memastikan calon-calon yang diusung oleh partainya bisa menang.

"Kalau SBY sudah jelas itu dia masih cawe-cawe, tapi SBY adalah Pembina partai Demokrat, SBY ingin memastikan partainya memperoleh dukungan rakyat," ujar Rocky Gerung dikutip dari YouTube pribadinya, Selasa (19/11/2024).

Baca Juga: Teka-teki Tujuan Panjang Jokowi 'Turun Gunung' di Pilgub Jateng, Ada Kaitan dengan Pilpres 2029?

Lalu Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 ini juga sebagai ketua umum partai yaitu PDIP.

Jadi Megawati berkampanye untuk kemenangan calon dari partainya.

"Ibu Mega juga berkampanye, la ibu Mega punya partai jadi dia kampanye untuk kemenangan calon dari partainya," papar Rocky Gerung.

 

Sedangkan Jokowi, dia berkampanye untuk siapa.

Jika memang Jokowi ingin berkampanye sebagai tim sukses Ridwan Kamil.

Selama ini tidak pernah dijelaskan bahwa Jokowi masuk ke dalam salah satu partai koalisi KIM Plus.

Baca Juga: Prabowo Subianto Temui Jokowi dan SBY Dalam 2 Hari Berturut-turut, Megawati Kapan?

Hal ini yang dinilai Rocky Gerung menjadi masalah dan juga kritikan dari banyak pihak terhadap Jokowi.

"Kalau Pak Jokowi buat siapa, buat Ridwan Kamil, Ridwan Kamil bagian dari koalisi KIM plus, Jokowi adalah bagian dari tim kampanye Ridwan Kamil tetapi itu nggak pernah dieksplisitkan juga kan, itu masalah dari ketidakjelasan posisi Jokowi dalam kampanye di Jakarta," pungkasnya.


***