POJOKSATU.id - Program medical check up atau cek kesehatan gratis dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Kesehatan akan mulai dilaksanakan tahun 2025 mendatang.
Program cek kesehatan gratis ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan bagi masyarakat.
Pemerintah akan menganggarkan dana sekitar Rp5 triliun untuk menjalankan program ini.
Program cek kesehatan gratis ini nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan target 52 juta jiwa.
Program ini nantinya akan berfokus pada deteksi dini dan pencegahan penyakit sesuai kategori usia.
Salah satunya untuk menekan jumlah kasus TBC di masyarakat.
Baca Juga: OpenAI Digugat Ramai-Ramai Oleh Perusahaan Media Kanada, Kenapa?
Sebab, saat ini Indonesia merupakan negara dengan penderita TBC terbanyak kedua di dunia.
Masyarakat nantinya akan bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis namun hanya bisa dilakukan saat hari ulang tahun saja.
Program cek kesehatan gratis ini dinilai positif oleh ahli kesehatan.
Namun, ahli juga mewanti-wanti terkait anggaran, karena biaya cek kesehatan tidaklah murah.
"Cost-nya ini besar sehingga kita mesti melihat kriterianya," jelas Akademisi dan Praktisi Kesehatan, Arif Fahrial Syam.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat nantinya tidak bisa dipukul rata, dan harus ada kriteria yang jelas.
"Misalnya segmen-segmen umur huga mesti dibedakan antara umur yang 18-30 tahun, 30-40 tahun, begitupun diatas 60 tahun karena tidak memeriksa semuanya, pukul rata gitu. Kita harus melakukan pemeriksaan spesifik." paparnya.***



