POJOKSATU.ID – Cek profil Lokataru Foundation, sebuah organisasi yang dipimpin Delpedro Marhaen.
Seperti diketahui, Lokataru Foundation belakangan ini tengah ramai disorot imbas pimpinannya ditangkap paksa Polda Metro Jaya.
Sebab, Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen dituding sebagai dalang aksi kericuhan demonstrasi alias provokator maraknya amarah para pendemo.
Baca Juga: Alasan Polda Metro Jaya Tangkap Paksa Direktur Lokataru Foundation Delpedro Marhaen
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @salam4jari pada Selasa (2/9/2025).
Dalam unggahannya, beredar kronologi penangkapan Direktur Lokataru Foundation oleh pihak kepolisian.
Yang mana, kejadian bermula ketika Delpedro saat itu tiba-tiba didatangi sejumlah aparat polisi Polda Metro Jaya.
Diketahui, kedatangan aparat penegak hukum tersebut berlangsung saat Delpedro sedang di kantornya sekitar pukul 22.45 WIB.
Tentu, kedatangan aparat Polda Metro Jaya itu sontak mengejutkan Direktur Lokataru Foundation tersebut.
Ditambah, aparat yang bertugas menurut sumber yang dihimpun membawa surat penangkapan atas nama Delpedro.
Baca Juga: Isak Tangis Iringi Pemakaman Satu Keluarga Korban Tragedi Indramayu
“Bahwa penjemputan paksa tersebut dilakukan oleh ±7-8 (tujuh hingga delapan) anggota Polda Metro Jaya,” jelas dikutip.
“Dipimpin oleh [nama pejabat/pimpinan] dari Subdit II Keamanan Negara (Kamneg), sebagaimana tercatat dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” lanjutnya.
“Bahwa pada saat penjemputan, pihak kepolisian menyatakan telah menyiapkan sejumlah dokumen administrasi termasuk surat penangkapan,” imbuhnya.
Baca Juga: Yassierli Targetkan Produktivitas Nasional Naik, Serikat Pekerja Diajak Jadi Champion
Mengetahui hal tersebut, Delpedro sontak tidak terima dan mempertanyakan legalitas surat penangkapan Polda Metro Jaya.
Namun, penyangkalan Direktur Lokataru Foundation justru tidak diindahkan aparat kepolisian yang bertugas.
Padahal, Delpedro sempat meminta kehadiran kuasa hukumnya sebagai pembelaan diri atas dasar Hak Asasi Manusia (HAM).
Baca Juga: Yassierli Targetkan Produktivitas Nasional Naik, Serikat Pekerja Diajak Jadi Champion
Kendati demikian, permintaan tersebut tidak diindahkan petugas Polda Metro Jaya dan berakhir membawa paksa dirinya.
Berikut profil Lokataru Foundation:
Lokataru Foundation merupakan sebuah organisasi independen yang berfokus pada isu hukum serta Hak Asasi Manusia (HAM) dan berkedudukan di wilayah Jakarta Timur.
Lembaga ini berdiri sejak Mei 2017 melalui prakarsa sejumlah pegiat HAM yang telah memiliki pengalaman panjang di bidang tersebut.
Baca Juga: Mengatasi Notifikasi Gagal Memuat Data di DAPODIK Dapat Lakukan Hal Berikut ini!
Sasaran utama organisasi ini adalah mendukung pemenuhan dan penegakan hak asasi manusia yang menjadi kewajiban negara untuk menanganinya.
Selama lebih dari sepuluh tahun terakhir, lembaga ini telah menjalin keterhubungan yang luas dengan berbagai elemen masyarakat sipil.
Visi yang diusung adalah turut mengambil bagian dalam memperkuat solidaritas hak asasi manusia di tingkat global.
Sementara itu, misi yang diemban mencakup peningkatan akuntabilitas HAM di lingkup publik maupun privat melalui kegiatan analisis, pendampingan, dan peningkatan kapasitas.
Kegiatan yang dijalankan Lokataru Foundation meliputi penelitian, pendampingan advokasi, serta program peningkatan kompetensi di bidang terkait.
Melalui visi dan misi tersebut, organisasi ini memposisikan diri sebagai salah satu pihak yang aktif dalam mendorong isu hukum serta HAM di Indonesia, terutama dalam konteks kondisi yang tengah berlangsung saat ini. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



