POJOKSATU.id, SERDANG BEDAGAI - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 di Wilayah Teritorial Kodim 0204/DS, di lapangan stadion 25 Juli Desa Rambung Sialang, Kecamatan Sei Rampah, Rabu (10/5/2023).

Dalam sambutannya, Bupati Sergai menyambut baik atas terlaksananya kegiatan TMMD ini karena sudah terbukti mampu mendorong pembangunan dalam rangka meningkatkan perekonomian di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

“Kami meyakini jika peningkatan ekonomi mesti dibarengi dengan pembangunan akses jalan ke seluruh wilayah. Dengan fasilitas jalan yang bagus, hasil bumi dan barang produksi bisa disalurkan dengan lebih mudah," ujar Bupati Sergai.

Ditambahkannya, masyarakat pun dapat dengan nyaman melaksanakan aktivitas sehar-hari, sehingga perekonomian bergerak aktif. Hal ini juga seturut dengan kegiatan TMMD yang juga aktif membantu melaksanakan pembangunan berbagai infrastruktur. Semoga sinergi baik antara Pemkab, TNI, dan masyarakat bisa semakin erat dan berdampak besar bagi pembangunan daerah.

Secara khusus, ungkap Bupati, pembangunan infrastruktur dapat memberi efek positif bagi 2 kecamatan yang ada di Sergai yaitu Sei Rampah dan Pegajahan. Apalagi TMMD tahun 2023 ini akan memfokuskan pembangunan yaitu peningkatan ruas Jalan Simpang Pergulaan, Sukasari, batas Kecamatan Pegajahan dan Sei Rampah, pembangunan bronjong, tembok penahan tanah, dan gorong-gorong.

Namun Darma Wijaya berpesan kepada para warga, agar nantinya hasil akhir pembangunan ini bisa dirawat dan dijaga. Menurutnya membangun infrastruktur dan fasilitas publik memang bukan hal yang mudah, namun jauh lebih sulit dalam menjaga dan merawat agar hasilnya dapat dipergunakan dalam jangka waktu yang lebih panjang.

“Masyarakat dan perangkat desa mesti bersama-sama solid dan aktif untuk memastikan fasilitas publik dipergunakan sesuai peruntukannya. Terutama untuk fasilitas jalan yang dibangun, supaya dipastikan kalau kendaraan yang melewatinya sesuai dengan kapasitas kelas jalan. Jangan sampai overload sehingga berpengaruh pada daya tahan dan jangka pakai jalan tersebut,” tutupnya. (*/TIK/pojoksatu)