POJOKSATU.id, MADIUN-- Calon Walikota Madiun, H Maidi, diduga mengancam masyarakat untuk memilih dirinya jelang agenda pemilihan walikota (Pilwalkot) Madiun yang bakal berlangsung November 2024 nanti.

Pernyataan diduga ancaman tersebut disampaikan dalam pertemuan organisasi penyelenggara radio, Kamis (18/7/2024).

"Lek wani ninggal lapak-lapakku balekno (Kalau berani meninggalkan, kembalikan lapak-lapak saya)," ucap Maidi dikutip, Jumat (19/7/2024).

Meski tidak diketahui jelas arah pernyataannya tersebut, namun sejumlah pihak menyebut tindakan Maidi itu sebagai tindakan yang tidak pantas.

Baca Juga: Sebelum Ganti Presiden, Kemendikbudristek Perjuangkan ke Jokowi Agar 1.709 PPPK Dosen Diangkat PNS

Salah satunya dari, Ketua LSM Garis Pakem Mandiri Kota Madiun, Rohman S menuturkan, Maidi tidak layak menjadi pemimpin Kota Madiun.

"Apakah sosok seperti itu bisa dijadikan pemimpin untuk ke depannya?,” ujar dia.

Karena itu, kata Rohman, ancaman untuk mengambil kembali program pemerintahan yang sudah berjalan merupakan tindakan yang konyol dan memalukan.

"Ini tindakan konyol dan memalukan," ungkapnya.

Baca Juga: Penghapusan Jurusan SMA Tuai Kontroversi, Ledia Hanifa : Jangan Merdeka Belajar Dimerdekain Begitu Aja

Dia juga menyoroti arogansinya Maida sebagai penguasa yang tidak boleh dikritisi dan diganggu-gugat.

Tak ayal, Rohman mengingatkan Maidi agar dapat memperbaiki cara komunikasi dengan rakyat secara lebih santun.

"Seharusnya dengan titel yang berderet, cara komunikasi bisa lebih santun mencerminkan orang yang berluhur budi serta cerdas," tutur dia.***