POJOKSATU.id, JAKARTA- Polda Metro Jaya pastikan seorang pengusaha ayam goreng perempuan berinisial I (30), ditemukan tewas bersimbah darah di ruko miliknya di Bekasi merupakan korban pembunuhan.
Namun hingga saat ini, terduga pelaku pembunuhan pengusaha ayam goreng itu masih terus dilakukan pendalaman.
"Iya itu kasus pembunuhan terhadap korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo saat dihubungi, Jumat (17/2/2023).
Selain korban dibunuh, dari hasil pendalaman, anak korban yang baru umur 17 bulan juga diculik oleh terduga pelaku.
Penculikan anal korban itu terjadi pada Kamis (15/2/2023) kemarin. Diduga pelaku menculik balita usai pelaku membunuh korban.
"Penculikan terhadap anak korban itu terjadi pada Kamis kemarin," ujarnya.
Trunoyudo belum membeberkan secara detail kronologis pembunuhan terhadap korban, termasuk motif pelaku. Sebab kasus ini masih terus didalami.
Seperti diketahui, seorang pengusaha ayam goreng, yakni perempuan berinisial I (30), ditemukan tewas bersimbah darah di ruko miliknya.
Korban sempat langsung dibawa ke klinik terdekat. Namun, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
Dari hasil olah TKP, penyidik menemukan gas dan gunting di lokasi kejadian.
"Ada gas, ada gunting, tapi kami belum tahu digunakan atau tidak, karena masih dalam penyelidikan," kata Kapolsek Sukatani AKP Wito. (Firdausi/pojoksatu)



