POJOKSATU.id, JAKARTA- Mabes Polri resmi membuka pendaftaran untuk seluruh masyarakat yang ingin menjadi anggota Kepolisian melalui jalur Akpol, Bintara dan Tamtama.

Pendaftaran secara online melalui website https://penerimaan.polri.go id ini tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis.

"Masuk polisi gratis. Polri no calo, no KKN," kata Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (5/4/2023).

Jenderal bintang dua ini juga menegaskan, bahwa proses pendaftaran tidak dikenakan biaya. Dan prosesnya harus memenuhi segala bentuk persyaratan umum dan khusus yang telah diatur.

Mantan Kadiv Humas Polri ini juga menghimbau, agar masyarakat segera melapor bila di lapangan menemukan adanya calo dalam penerimaan sebagai anggota Polri.

"Polri no calo, no KKN," singkatnya.

Karena itu, Dedi meminta agar yang hendak mendaftar segera melengkapi persyaratan yang telah diunggah media sosial Instagram @rekrutmen_Polri.

"Untuk mengetahui seluruh persyaratan telah diumumkan dalam website resmi atau dapat dilihat melalui media sosial Instagram @rekrutmen_Polri," tandasnya.

Adapun pendaftaran online baik itu jalur Akpol, Bintara maupun Tamtama, telah dibuka sejak tanggal 5 April hingga 14 April 2023.

Seperti diketahui, lima anggota polisi dari jajaran Polda Jateng ditengarai menjadi calo penerimaan Bintara 2022.

Mereka diduga menarik tarif Rp 350 juta hingga Rp 2,5 miliar dari setiap pendaftar yang menggunakan jasanya.

Praktik lancung tersebut terbongkar lewat operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Divisi Propam Mabes Polri.

Kelima berinisial Kompol AR, Kompol KN, AKP CS, Bripka Z, dan Brigadir EW mendapatkan hukuman pemecatan tidak hormat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Putusan PTDH ini diumumkan setelah Polda Jateng menggelar sidang etik hari ini, Senin, 20 Maret 2023. (Firdausi/pojoksatu)