POJOKSATU.id - Persiapan terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan jelang hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Mulai dari kesiapan posko mudik, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, hingga koordinasi dengan tingkat kewilayahan RT dan RW.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo saat memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah pada Senin (17/4/2023) kemarin.

Dalam rapat itu, Sekda Bambang membahas soal keamanan serta ketertiban sebelum dan sesudah Idulfitri.

“Kita akan membicarakan persiapan dalam menyambut Idulfitri. Banyak hal yang harus kita lakukan. Seperti perjalanan mudik agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” ucapnya dilansir dari keterangan pers, Selasa (18/4/2023).

Bambang menambahkan, beberapa hal penting yang perlu diperhatikan adalah kesiapan fasilitas yang diperlukan masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik.

BACA JUGA: Kocak dan Berulang, 5 Kejadian Istri Ketinggalan saat Mudik Lebaran, Ada yang Lupa Mertua juga

Diantaranya posko siaga yang didirikan Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Pemerintah memberikan dukungan fasilitas arus mudik lebaran agar tergabung dengan posko-posko koordinasi yang setiap tahun dilakukan, bersama dengan Satpol PP, Dishub, dan juga Polres serta Kewilayahan,” tuturnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Tangsel juga menyiagakan Pemadam Kebakaran serta Dinas Kebersihan untuk membantu para warga yang akan melakukan perjalanan mudik.

Hal ini juga bertujuan agar tidak terjadi musibah yang tidak diinginkan saat banyak pemukiman ditinggali pemudik.

BACA JUGA: Di Luar Nurul dan Gak Habis Fikri, Istri Ketinggalan saat Mudik Baru Sadar Kelewat 2 Kabupaten

“Kami juga telah instruksikan Pemadam Kebakaran dan Dinas Kebersihan untuk mengantisipasi apabila warga yang melakukan mudik lupa dalam mengecek kembali kondisi rumah,” jelasnya.

Lalu, ia juga menegaskan untuk memperhatikan pengaturan pasar tumpah. Hal ini bertujuan untuk terciptanya kelancaran dan ketertiban lalu lintas yang akan dilalui oleh para pemudik.

“Kemudian kita juga akan melakukan pengaturan pasar tumpah untuk mengatur lalu lintas yang tertib dan lancar pada saat arus mudik Idulfitri 1444 H,” ucap Bambang.

Serta kesiapan juga harus dilakukan dalam mengatasi bencana-bencana yang tidak terduga saat sebelum dan sesudah Idulfitri mendatang.

BACA JUGA: Soal Rumsong yang Ditinggal Mudik, Kapolda Metro Sampai Bilang Begini ke Para Anggotanya

“Oleh karena itu, Pemerintah dan juga jajaran yang bertugas dalam penanganan ketertiban Idulfitri harus melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya. Sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” ucapnya.

Terakhir, ia juga menekankan untuk warga agar terus menjalin koordinasi dengan RT/RW lingkungan.

Ini sebagai bentuk kesiapan dan pencegahan dari hal yang tidak diinginkan, sehingga rasa peduli terhadap lingkungan setempat terkait upaya-upaya pengawasan terhadap risiko-risiko yang ada dapat tumbuh.

“Kita harapkan, Kewilayahan mampu berkomunikasi dengan RT/RW lingkungan agar terciptanya rasa peduli kepada lingkungan masing-masing apabila terjadi risiko-risiko saat mudik dan libur lebaran ini,” tutupnya.

Reporter: Fandi
Editor: Guruh