POJOKSATU.ID- Siswa kelas 6 SDN Tebet Barat 08 Pagi, Jakarta Selatan tetap hadir menjalani ujian semester secara luring atau tatap muka setelah tembok kelas roboh lantaran turap terkikis air saat hujan melanda.

"Kelas 1-5 daring. Kelas 6 luring karena sedang ulangan semester," kata Kepala Sekolah SDN Tebet Barat 08 Pagi, Daryono kepada wartawan di Jakarta, Rabu 6/5

Daryono mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) masih menyesuaikan mengingat masih adanya perbaikan pada lima petak area kantin.

Baca Juga: TNI Bangun Jembatan Garuda di Kalijati Karawang, Akses 1.000 KK Kini Makin Mudah

Ia mengungkapkan tembok roboh itu disebabkan turap di bawahnya rusak, sehingga tidak mampu menahan tekanan air deras.

Oleh karena itu, pihaknya memastikan keamanan dan keselamatan siswa dengan membatasi pembelajaran tatap muka hingga kondisi sekolah kondusif.

 "Sekarang masih tahap membereskan puing," ucap dia dikutip antara.

Baca Juga: Momen TMMD Kodim Cilegon Bangun Jaringan Air di Cilegon, Warga Kini Lebih Mudah Akses Air Bersih dan Irigasi

Pihak sekolah, kata Daryono, telah berkoordinasi dengan koordinator kelas maupun guru untuk memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejak mengetahui informasi tembok sekolah roboh.

Jam masuk sekolah pada Senin-Kamis dengan kelas bawah biasanya dimulai pukul 06.30-10.30 WIB dan kelas atas pukul 06.30-13.45 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan menyatakan penyebab tembok roboh di SDN Tebet Barat 08 Pagi karena faktor usia bangunan material yang telah lama sejak 2015.

Baca Juga: Dorong Peningkatan IP dan Oplah, Kementan Laksanakan Bimtek Literasi Brigade Pangan

Dari hasil asesmen tembok, usia bangunan diketahui sudah tua dan lapuk serta bagian bawah tembok terkikis air, sehingga disarankan untuk menghindari akses jalan agar tidak membahayakan masyarakat sekitar.

 Tembok sekolah roboh terjadi pada Senin (4/5) malam pukul 22.00 WIB dan ditangani pukul 22.30 WIB.

Adapun saat ini penanganan masih berlangsung dengan memasang karung, terpal dan pengangkutan puing bangunan. Petugas juga melakukan penopingan untuk mencegah pohon tumbang.

Baca Juga: Pendaftaran Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dibuka! Kuota Terbatas, Daftar Sekarang

Pihaknya memastikan tidak ada korban dan pengungsian serta berkoordinasi dengan unit kerja perangkat daerah (UKPD) terkait. Kerugian juga masih dalam tahap pendataan.