POJOKSATU.id - Geger penemuan granat di Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, yang ditemukan pasangan suami istri menemukan granat aktif beserta puluhan peluru saat membersihkan sebuah gudang tua milik keluarga mereka.

Joni Tri Wahono, 55 dan Menik Priastuti, 54 menemukan benda berbahaya tersebut saat membersihkan gudang yang sudah lama tidak digunakan.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, ditemukan satu granat aktif, satu peluru AK-47, 17 butir amunisi FN kaliber 9,99 mm, serta 79 butir peluru pistol metraliera.

Diduga, amunisi tersebut merupakan peninggalan orang tua Joni, seorang purnawirawan TNI AD yang pensiun pada tahun 1982.

Baca Juga: KDM Saksikan Pengukuhan Dewan Adat Danghyang Rundayan Talaga, Ajak Warga Majalengka Rawat Alam dan Budaya

Menyikapi temuan ini, Unit Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pengamanan.

Dikutip radar tuban, granat aktif dan peluru yang ditemukan kemudian diamankan dan dilakukan proses pembuangan (disposal) di lokasi yang aman guna menghindari potensi bahaya bagi warga sekitar.

Penemuan ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan aparat keamanan setempat.

Pasalnya reisiko yang ditimbulkan oleh bahan peledak dan amunisi aktif yang tersimpan tanpa pengawasan selama bertahun-tahun.

Kejadian ini menegaskan pentingnya kewaspadaan serta penanganan profesional terhadap benda-benda berbahaya yang ditemukan di lingkungan sekitar, demi menjaga keselamatan bersama. ***