POJOKSATU.ID - Sebuah mikrobus wisata terguling di Jalur Dieng Kilometer 18, tepatnya di wilayah Ktajan.

Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu 23 November 2025 sekitar pukul 11.30 WIB.

Insiden terjadi saat kendaraan bernomor polisi AA 7651 OF itu diduga mengalami rem blong saat melintas di jalur turunan curam dari arah Dieng menuju Wonosobo.

Mikrobus milik PT Tabah Berkah Utama tersebut dikemudikan Musonet, warga Blederan, Kecamatan Mojotengah.

Baca Juga: Waspada! Ini 7 Teknik Manipulasi yang Sering Dipakai untuk Mengendalikan Pikiran Tanpa Disadari

Menurut keterangan polisi, kendaraan kehilangan kendali di turunan dua arah yang cukup berbahaya.

Sopir diduga tidak mampu mengendalikan laju bus hingga akhirnya menabrak tumpukan kantong pupuk di sisi kiri jalan dan kemudian terguling.

Di dalam kendaraan terdapat empat penumpang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Tiga penumpang laki-laki mengalami luka ringan, sementara seorang penumpang perempuan bernama Isniati Roimah.

Baca Juga: Si Jago Merah Mengamuk! Gudang Kardus di Ciracas Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan 11 Unit

Warga Garung, mengalami lebam dan langsung dilarikan ke Puskesmas Kejajar untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Sub-seksi Penerangan Masyarakat Seksi Humas Polres Wonosobo, Aiptu Nanang Wibowo, membenarkan kejadian tersebut.

“Kami menerima laporan kecelakaan tunggal di jalur turunan Desa Tieng.

Dugaan sementara kendaraan mengalami rem blong saat perjalanan dari Dieng menuju Wonosobo.

Tidak ada korban jiwa, namun satu penumpang kami rujuk ke Puskesmas untuk perawatan,” ujar Nanang.

Petugas Polsek Kejajar langsung datang ke lokasi sesaat setelah kejadian.

Polisi bersama warga membantu mengevakuasi kendaraan yang terbalik serta mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di jalur wisata tersebut.

Baca Juga: Heboh! Mobil Barang Bukti Dipakai Jalan-Jalan Keluarga Propam, Plat Diganti!

“Penanganan lebih lanjut dilakukan Unit Laka Lantas Polres Wonosobo,” tambah Nanang.

Jalur Dieng dikenal sebagai salah satu kawasan dengan medan yang menantang.

Terutama saat kondisi cuaca lembap dan banyak wisatawan yang melintas.

Polisi mengimbau seluruh pengemudi angkutan wisata agar memastikan.

Kondisi kendaraan prima sebelum melewati area turunan panjang di kawasan Tieng dan sekitarnya.***