POJOKSATU.id, BANDUNG— Kronologi ditangkapnya tersangka kekerasan Taufik Hidayat (30) versi mantan atasannya dibeberkan ke media.

Ternyata penyerahan diri Taufik Hidayat pada polisi karena fotonya viral se-Indonesia sehingga menimbulkan ketakutan bagi Taufik.

Proses penangkapan Taufik Hidayat ini dibeberkan mantan atasannya Dadang Ahyar Ismail.

Beberapa hari lalu, Taufik yang panik karena fotonya viral se-Indonesia mendadak menghubungi Dadang melalui sambungan telepon untuk meminta perlindungan.

Baca Juga: Bukan di Majalengka, Tersangka Taufik Hidayat Penyekap Yuvita Tri Ditangkap Polda di Majalaya

"Dia bilang, dia viral se-Indonesia. Terus harus gimana. Dia bilang ke saya minta bantuan perlindungan ke saya," kata Dadang kepada wartawan, Rabu (24/6).

Mendengar ini, Dadang lalu memberikan pemahaman dengan menyodorkan tiga pilihan bagi Taufik Hidayat.

Pertama, jika terus melarikan diri sampai kapan, pasti akan capek. Pilihan kedua karena sudah ramai di beritakan dan di media sosial, Taufik bisa ditangkap warga dan bisa dihakimi sampai mati.

"Ketiga, semisalnya ketangkap polisi, kayak di TV bisa ditembak. Di situ saya bilang kamu milih yang mana. Lebih baik menyerahkan diri," kata Dadang menirukan percakapannya dengan Taufik.

Baca Juga: Sering Disalahpahami, Ternyata Introvert Tidak Sama dengan Antisosial

Setelah berpikir lama, Taufik mengaku mengikuti saran Dadang yaitu menyerahkan diri. Namun janji Taufik itu masih melalui sambungan telepon saja.

Meski sudah berjanji via telepon, Taufik sempat menghilang beberapa saat.

Namun pada Selasa (23/6/2026) pagi, saat Dadang bersiap berangkat kerja, Taufik tiba-tiba sudah berdiri di depan rumahnya di Ciparay.

"Pagi-pagi, saya mau berangkat kerja dia sudah di sini. Saya bingung karena saya mau berangkat kerja, dan belum nelpon polisi. Akhirnya saya bilang ke TH, 'kamu terserah mau kemana. Tapi yang jelas hari ini kamu harus nyerahin diri'," ujar Dadang kepada wartawan.***

Sesuai perjanjian di awal, Taufik bersikap kooperatif saat dijemput petugas dengan syarat didampingi oleh Dadang dari belakang hingga ke Mapolda Jabar.***