POJOKSATU.ID- Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilalap si jago merah dalam insiden kebakaran hebat pada Senin (28/7/2025) malam.
Api dengan cepat menghanguskan ratusan kios dan lapak pedagang, meninggalkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Kronologi Kebakaran:
Insiden ini bermula saat laporan kebakaran diterima petugas pemadam kebakara sekitar pukul 18.02 WIB.
Tak kurang dari 35 unit mobil pemadam kebakaran dengan 118 personel segera dikeahkan ke lokasi kejadian.
Kobaran api begitu cepat membesar dan menyebar antar kios.
Material yang mudah terbakar seperti pakaian, sepatu, dan barang-barang bekas yang menumpuk di dalm pasar membuat api semakin sulit dikendalikan.
Kesulitan sumber air
Saat proses pemadaman, petugas pemadam kebakaran juga mengalami kendala untuk mengakses air guna memadamkan keblakaran di Pasar Taman Puring tersebut.
"Kesulitan kami ini traffic sangat macet, berikutnya akses sumber air agak jauh sehingga kami agak kesulitan," kata Sekretaris Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Sugeng Wiyono dikutip CNNIndonesia TV, Senin malam
Baca Juga: Menelisik Awal Mula Roy Suryo Tertarik Membongkar Ijazah Jokowi, Gara-gara IPK 2 Lulusan UGM
Sekitar 551 kios terbakar
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyebut setidaknya 500 kios atau seluruhnya lapak di Pasar Taman Puring hangus terbakar semalam.
"Kemungkinan ini semuanya terbakar, semua unit kurang lebih 500 itu terbakar semuanya, karena api masih di tengah, bagian tengah juga masih menyala belum bisa dipadamkan oleh petugas," kata Nicolas kepada wartawan semalam.
Setelah berjibaku selama kurang lebih empat jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.30 WIB.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta memastikan tidak ada korban jiwa atas insiden kebaaran yang melanda Pasar Taman Puring.
Namun, dampak psikologis dan kerugian finansial yang dialami para pedagang sangat besar.
Baca Juga: Proyek Drainase di Tirtajaya Rusak Pipa PDAM, Warga Resah
Banyak di antara mereka yang terlihat syok dan putus asa, menyasikan seluruh modal usaha mereka ludes tak bersisa. "Semua habis, sepatu-sepatu saya tidak ada yang tersisa," ujar seorang pedagang
Dugaan Penyebab Kebakaran:
Meskipun api telah behasil dipadamkan, penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamtan Jakarta Selatan, Gatot Sulaiman, mengungkapkan bahwa dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
Namun, ia juga meneaskan bahwa faktor lain tidak bisa dikesampingkan sebelum adanya hasil investigasi lebih lanjut. "Ada dugaan korleting lstrik, tapi tidak menutup kemungkinan ada faktor lain. Kami masih menunggu hasil olah TKP dari kepolisian," jelas Gatot.
Baca Juga: Proyek Drainase di Tirtajaya Rusak Pipa PDAM, Warga Resah
Guna mengungkap penyebab sebenarnya, pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan telah mengambil langkah cepat.
Lokasi kejadian telah dipasang garis polisi dan tim Puslabfor Mabes Polri akan segera diturunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadianl Perkara (TKP) secara menyluruh. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Ady Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan kepastian mengenai penyebab kebaaran sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar. "Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Tim Puslabfor akan diturunkan untuk memeriksa secara detail," tegas Kompol Ady.***



