POJOKSATU.id — Shell Indonesia memberikan klarifikasi atas ramainya isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dikaitkan dengan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU.
President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menegaskan bahwa perusahaan tidak menutup SPBU, melainkan melakukan penyesuaian operasional.
Langkah ini mencakup pengaturan jam kerja, jumlah hari kerja, hingga merumahkan sebagian pekerja untuk menyesuaikan dengan kondisi keterbatasan stok BBM.
Ingrid juga membantah adanya penutupan SPBU Shell akibat krisis BBM.
Baca Juga: Cara Baru Cari Cuan di YouTube, Kreator Bisa Jual Slot Brand dan Pakai AI
Ia memastikan seluruh jaringan SPBU tetap buka dan melayani pelanggan dengan produk yang masih tersedia.
Layanan seperti Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell tetap beroperasi.
“SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM yang masih tersedia dan layanan lainnya,” ujarnya.
Namun, sejak akhir Agustus 2025, beberapa produk bensin unggulan seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ memang tidak tersedia di sejumlah SPBU.
Kondisi kelangkaan pasokan BBM ini dipicu oleh perubahan regulasi impor yang diterapkan pemerintah.
Jika sebelumnya izin impor BBM untuk SPBU swasta berlaku setahun penuh, kini aturan tersebut hanya berlaku enam bulan dengan evaluasi berkala setiap tiga bulan.
Perubahan ini membuat perusahaan sulit mengatur perencanaan pasokan jangka panjang.
Baca Juga: Tempat Judi Sabung Ayam di Tirtamulya Karawang Diobrak-abrik Polisi, Pengelola Kabur
Meski pemerintah sudah menambah kuota impor hingga 10 persen dibanding tahun lalu, tambahan ini dinilai belum cukup untuk menutupi lonjakan permintaan serta hambatan distribusi di lapangan.
Akibatnya, operasional SPBU swasta, termasuk Shell, harus menyesuaikan strategi agar tetap dapat melayani masyarakat.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Ingrid menegaskan bahwa Shell Indonesia terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan BBM jenis bensin di seluruh jaringan SPBU.***




