POJOKSATU.id —Kemnaker kembali membuka Program Pemagangan Nasional Gelombang Kedua Tahun 2025 yang diperuntukkan bagi para lulusan baru perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Tahun ini, program tersebut menargetkan partisipasi lebih dari 80.000 peserta dari berbagai daerah.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, menyebutkan bahwa pelaksanaan tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan gelombang pertama yang mendapat respons positif dari berbagai kalangan.
Baca Juga: Motor Bisa Rusak Bahkan Membahayakan Nyawa Anda! Hindari Simpan 10 Barang Ini di Bagasi Motor
"Proses penyelenggaraan Program Pemagangan Nasional Batch 2 resmi dibuka. Pemerintah menargetkan lebih dari 80 ribu peserta magang, karena itu kami mengajak perusahaan dan generasi muda untuk segera mempersiapkan diri," kata Anwar.
Program ini dirancang dengan sistem yang terencana, terbuka, dan akuntabel, mencakup seluruh proses mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan kegiatan.
Dengan begitu, setiap pihak, baik penyelenggara maupun peserta, dapat mengikuti setiap tahapan secara transparan dan terukur.
Baca Juga: Dibangun Abad ke 6 Masehi, Candi Tertua di Tanah Jawa Ada di Sini, Kenali Nama dan Lokasinya
Berikut jadwal pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Gelombang 2 Tahun 2025:
- Pendaftaran penyelenggara dan usulan program: 24 Oktober–5 November 2025
- Pendaftaran calon peserta magang: 6–12 November 2025
- Seleksi peserta: 12–20 November 2025
- Pengumuman hasil seleksi: 21 November 2025
- Pelaksanaan magang: mulai 24 November 2025
Menurut Anwar, program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan arahan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran berbasis pengalaman langsung di dunia kerja.
Program pemagangan ini diharapkan menjadi wadah bagi para lulusan baru untuk beradaptasi dengan dunia kerja yang kompetitif.
“Pemerintah berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan keterampilan dan memperoleh pengalaman nyata di dunia industri,” ujar Anwar.***




