POJOKSATU.id - Warga Kampung Cangkudu, Desa Cihaurkuning, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, dikejutkan kebakaran lahan pada Minggu, 23 Agustus 2026 sore.
Kobaran api melanda area sekitar 2.000 meter persegi.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut sekitar pukul 17.42 WIB.
Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 17.55 WIB.
Respons cepat dilakukan untuk mencegah api meluas ke area lain.
Baca Juga: Makanan Bisa Awet 18 Bulan, BRIN Ungkap Peran Teknologi Iradiasi untuk Kurangi Food Loss
Dalam penanganannya, Disdamkarmat Garut mengerahkan dua unit kendaraan.
Salah satunya merupakan unit bantuan dari UPT Wilayah 1 BL Limbangan.
Sebanyak tujuh personel terlibat dalam proses pemadaman.
Petugas juga mendapat dukungan dari unsur TNI selama penanganan berlangsung.
Api berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman berjalan sekitar dua jam.
Baca Juga: Ujian Nyata, Rumah Modular BRIN Tetap Berdiri Usai Gempa M7,7 di NTT
Penanganan dimulai pukul 17.57 WIB dan berakhir sekitar pukul 20.03 WIB.
Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran belum diketahui.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi warga, terutama ketika kondisi lahan sedang kering.
Aktivitas membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar berisiko membuat api cepat menjalar.
Disdamkarmat Garut mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran secara sembarangan.
Api yang awalnya terlihat kecil bisa berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas dan membahayakan lingkungan sekitar.
Jika terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya, masyarakat dapat menghubungi Call Center Disdamkarmat Garut di (0262) 232 113 atau WhatsApp 0811-2255-113.
Warga juga dapat menghubungi UPT maupun pos pemadam kebakaran terdekat.
Layanan kebakaran dan nonkebakaran dari Disdamkarmat Garut diberikan secara gratis tanpa biaya apa pun.
Kebakaran lahan mungkin berhasil dipadamkan, tetapi kewaspadaan jangan ikut padam.
Sedikit kehati-hatian saat beraktivitas di lahan kering bisa mencegah api berubah menjadi bencana yang lebih besar dan merugikan banyak orang.***




