POJOKSATU.id - Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan bagi umat Muslim yang mampu.
Salah satu momen paling sakral sekaligus menjadi puncak rangkaian ibadah haji adalah wukuf di Padang Arafah.
Momen ini selalu dinanti jutaan jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia, sebagai kesempatan untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pada tahun 2026, perkiraan tanggal pelaksanaan wukuf di Arafah mulai menjadi perhatian banyak calon jemaah haji dan umat Islam secara umum.
Berdasarkan sejumlah sumber, wukuf Arafah diperkirakan jatuh pada akhir Mei 2026.
Baca Juga: Pemerintah Perketat Pembayaran Dam Haji 2026, Jamaah Diimbau Hindari Calo, Ini Besaran Biayanya
Perkiraan Jadwal Wukuf Arafah 2026
Wukuf di Padang Arafah diperkirakan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026 atau bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Perkiraan tersebut merujuk pada rencana jadwal pelaksanaan ibadah haji yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, wukuf dimulai sejak tergelincir matahari atau masuk waktu Zuhur hingga terbit fajar pada malam Idul Adha.
Selama periode tersebut, jemaah haji akan berada di Padang Arafah untuk berzikir, berdoa, membaca Al-Qur’an, dan melakukan perenungan diri.
Puncak ibadah haji Armuzna yang meliputi Arafah, Muzdalifah, dan Mina diperkirakan berlangsung mulai 25 Mei hingga 30 Mei 2026 atau bertepatan dengan 8 hingga 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Baca Juga: Profil Pratu Ferischal yang Tewas di Kafe Panhead Baru Pulang Tugas dari Papua, Status Lajang
Tanggal Resmi Menunggu Sidang Isbat
Meski tanggal 26 Mei 2026 telah banyak diperkirakan sebagai Hari Arafah, penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah.
Sidang isbat penentuan awal Dzulhijjah 1447 Hijriah diperkirakan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026.
Melalui sidang tersebut, pemerintah akan menerima laporan rukyatul hilal dari berbagai wilayah sebelum menetapkan awal bulan Dzulhijjah secara resmi.
Proses ini penting untuk memastikan keseragaman waktu pelaksanaan ibadah umat Islam di Indonesia.
Baca Juga: Ramai Polemik Dam Haji, MUI Tegaskan Penyembelihan Wajib di Tanah Haram
Makna dan Keutamaan Hari Arafah
Hari Arafah merupakan hari kesembilan bulan Dzulhijjah dan menjadi salah satu hari paling utama dalam Islam.
Wukuf di Arafah bahkan disebut sebagai rukun haji yang paling penting.
Kata “wukuf” sendiri berarti berhenti atau berdiam diri, yang mengandung makna perenungan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sementara kata “Arafah” berasal dari akar kata ‘arafa yang berarti mengenal atau memahami.
Bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji, Hari Arafah juga memiliki keutamaan besar karena dianjurkan menjalankan Puasa Arafah.
Puasa sunnah ini diyakini mampu menghapus dosa selama dua tahun, yakni satu tahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang.
Baca Juga: SPMB Jabar 2026, Pemetaan Minat Siswa Dimulai 25–29 Mei, Ini Tahapan Lengkapnya
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
Selain Puasa Arafah, umat Islam juga dianjurkan menjalankan Puasa Tarwiyah yang dilaksanakan sehari sebelumnya.
Berikut perkiraan jadwalnya:
-
Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah): Senin, 25 Mei 2026
-
Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): Selasa, 26 Mei 2026
-
Idul Adha 1447 Hijriah: Rabu, 27 Mei 2026
Momen menjelang Idul Adha ini menjadi waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan doa. ***




