POJOKSATU.ID - Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa puncak arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan jatuh pada Rabu malam, 18 Maret 2026, atau tepat dua hari sebelum Idulfitri.

Kesimpulan ini diambil berdasarkan hasil pemantauan intensif terhadap pergerakan kendaraan, baik di ruas jalan tol maupun jalur arteri.

Data menunjukkan adanya kenaikan jumlah kendaraan yang signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

Jika pada Selasa, 17 Maret 2026, tercatat sekitar 221 ribu kendaraan yang melintas, angka tersebut diproyeksikan melonjak hingga 250 ribu kendaraan pada Rabu malam.

Baca Juga: Data Terkini Mudik 2026: Volume Kendaraan Meningkat 45 Persen, Namun Begini Angka Kecelakaannya

Guna mengantisipasi kepadatan tersebut, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah strategis berupa One Way Nasional yang diterapkan mulai Rabu siang dari Jakarta hingga wilayah Jawa Tengah.

Serta One Way Lokal yang diberlakukan di Jawa Tengah, tepatnya dari KM 414 hingga arah Bawen.

Pada jalur arteri dan penyeberangan Merak–Bakauheni juga dilaporkan dalam kondisi lancar dan terkendali meski terjadi perlambatan di beberapa titik.

Salah satu catatan positif dalam pelaksanaan mudik kali ini adalah penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas yang mencapai sekitar 40% dibandingkan periode sebelumnya.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2026 Menghadapi Ketidakpastian? Mengulas Pernyataan Mensesneg yang Bikin Rame di Medsos!

Pencapaian ini dinilai sebagai hasil dari efektivitas pengamanan di pos-pos pelayanan serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat dalam memantau kondisi perjalanan.

Hal ini mencerminkan efektivitas langkah pengamanan, pelayanan, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung kelancaran mudik.

Mengingat kondisi jalanan yang padat namun tetap bergerak, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan mereka dengan matang.

Fokus utama petugas adalah memastikan para pemudik dapat sampai di kampung halaman dengan selamat untuk merayakan momen kebahagiaan bersama keluarga.

Pengendara diingatkan untuk selalu waspada dan menjaga kondisi fisik selama di perjalanan.***