POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Pasca rapat sidang pleno DPD Golkar Kabupaten Purwakarta beberapa waktu lalu, tiba-tiba ada video viral atas pernyataan dari staf ahli perusahaan umum daerah gapura tirta rahayu (PDAM Purwkarta).
Karena dalam video yang diterima oleh pojoksatu.id, staf ahli tersebut mengomentari hasil rapat pleno yang mana dirinya masuk dalam bursa Bakal Calon Bupati dari partai Golkar dengan tiga nama lainnya.
Dalam video tersebut, staf ahli PDAM Purwakarta itu menyampaikan terimaksih karena namanya masuk dalam seleksi Bakal Calon Bupati dari partai Golkar pada rapat pleno tersebut.
Staf ahli PDAM tersebut dalam pernyataannya di vedo tersebut siap menjadi bakal calon bupati, karena dirinya merupakan putra daerah, gede disini, orang tua disini keluarga disini. Saya tetap akan mendukung Anne Ratna Mustika.
Atas pernyataan staf ahli PDAM tersebut kader senior golkar Ucok Ujang Wardi, yang juga mantan ketua DPRD langsung beraksi dan mengkritik keras atas pernyataan dari staf ahli PDAM itu.
Karena, apa yang disampaikan (kemungkinan usai rapat pleno) itu tidak ada kewenangannya sebagai seorang staf ahli perusahaan daerah ikut campur dalam urusan partai politik.
“Kapasitasnya sebagai apa, Lalam itu kan staf ahli PDAM. Itukan ranah internal partai Golkar, tidak baik mencampurkan urusan partai politik dengan posisi dirinya saat ini yang sebagai staf ahli PDAM,” kata Ucok Ujang Wardi terengar cukup berang menamggapi persoalan tersebut, melalui sambungan seluller, Jum’at (07/07).
Jadi, lanjut Ucok, tidak etis seorang petinggi (staf ahli) PDAM ikut masuk ke ranah partai politik, walaupun nama dirinya masuk dalam bursa bakal calon bupati.
“Tidak eloklah seorang staf ahli dari perusahaam umum daerah ikut serta dalam acara tersebut, karena kapasitas dan kewenangannya bukan ranahnya yang ikut campur dalam urusan partai politik Golkar Purwakarta,” tutup Ucok, mengakhiri pembicaraan.
Dalam video yang diterima pojoksatu.id, tampak dalam video Plt Ketua DPD Golkar Purwakarta Daniel Muttaqien, Sekretaris Ahmad Sanusi, Dewan Penasehat (Wanhat) yaitu Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, para anggota fraksi salah satunya Dias Rukmana dan para fungsionaris golkar purwakarta. (Agung / pojoksatu)




