POJOKSATU.id - Anne Ratna Mustika adalah Bupati Purwakarta yang menjabat dari tahun 2018 hingga 2023, sebelumnya jabatan kepala daerah dipimpin mantan suaminya, yakni Dedi Mulyadi.

Kini, Anne Ratna Mustika resmi menjadi calon Bupati Purwakarta di Pilkada 2024, setelah mundur dari kursi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Diusung oleh Golkar dan PDIP, Anne Ratna Mustika menggandeng Budi Hermawan yang pernah jadi Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Purwakarta.

5 tahun menjadi orang nomor 1 di Purwakarta, perempuan yang akrab disapa Ambu Anne ini pernah beberapa kali duduk di kursi pengadilan.

Baca Juga: Jawa Barat Sabet Penghargaan TP2DD Award 2024: Bukti Keunggulan Digitalisasi Daerah

Diketahui, calon bupati Purwakarta ini pernah dipanggil oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada awal tahun 2024 lalu.

Namun, Ambu Anne duduk di kursi saksi yang memberikan kesaksian terkait kasus korupsi dana bansos untuk para pekerja yang terkena PHK.

Ambu Anne mengatakan hanya menerima usulan dari serikat untuk memberikan bansos kepada pekerja yang terdampak pandemi.

Setelah ditindaklanjuti, ada anggaran untuk 1.000 pekerja, masing-masing akan mendapat Rp2 juta.

Perempuan kelahiran Cianjur tersebut mengaku hanya mengetahui persoalan bansos ini sampai hal tersebut.

Baca Juga: Geger Penemuan Koper Berisi Bom di Dekat Stasiun Kota Tua, Polisi Temukan 12 Lempengan Alumunium

Selanjutnya, anggaran tersebut dikelola oleh 3 orang yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Titov Firman Hidayat (Mantan Kadisnakertrans Purwakarta), Asep Surya Komara (Mantan Kadinsos P4A Purwakarta) dan Asep Gunawan (Mantan Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Purwakarta).

Diketahui, dana bansos tersebut dipotong Rp200 ribu per pekerja dan hanya disalurkan pada 87 orang tepat sasaran sehingga total kerugian negara mencapai Rp1,8 miliar.

Selain pernah menjadi saksi terkait kasus korupsi dana bansos, Anne Ratna Mustika baru-baru ini terlibat dugaan gratifikasi mobil mewah.

Saat ini, kasus tersebut sebenarnya masih terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, hanya saja harus dihentikan sementara karena Pilkada 2024.

Setelah Pilkada 2024 selesai, kasus yang telah masuk penyidikan tersebut akan kembali dibuka.

Baca Juga: Bersiap Pelaksanaan SKD CPNS 2024, Ini Persiapan yang Wajib Diketahui

Adapun, mobil mewah tersebut berjenis Toyota Innova Hybrid bernomor polisi T 1507 CA yang telah disita oleh Kejari Purwakarta pada 6 Mei 2024.

Sebagai informasi, mobil mewah itu terpantau pernah terparkir di rumah dinas Bupati Purwakarta, ketika Anne Ratna Mustika masih menjabat sebagai kepala daerah.***