POJOKSATU.id, JAKARTA- LDII menjalin silaturrahim dengan Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/1/2023).
Dalam pertemuan keduanya, mereka mengajak umat islam agar tetap mempererat hubungan ukhuwah islamiyah di tengah menjelang pesta demokrasi lima tahun sekali.
Dua ormas Islam dengan puluhan juta warga itu, juga menegaskan bahwa emilu hanya lima tahun sekali, namun kewajiban membina dan mempersatukan umat Islam merupakan pekerjaan sampai akhir zaman.
Demikian disampaikan, Ketua Umum Umum DPP LDII Chriswanto Santoso di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.
“Kami berpandangan, pemilu itu memang lima tahun. Sementara berdakwah dan membina umat hingga ila yaumil qiyamah (hingga hari kiamat). Maka jangan sampai yang lima tahun ini merusak yang ila yaumil qiyamah," kata Chriswanto.
"Bagi LDII, ini adalah contoh yang patut ditiru. Kenyataannya, semua berlangsung dengan baik. Muhammadiyah memberikan kontribusi bagi bangsa yang sangat jelas,” ujarnya.
Chriswanto Santoso menuturkan, pihaknya melihat banyaknya persamaan tugas LDII dengan Muhammadiyah dalam menyikapi problem pemerintahan, politik, ekonomi, pendidikan, dan kebangsaan.
BACA : Sesama Umat Sering Gaduh, Ketua Ormas Islam Ini Sindir Elit Politik, Sudahi Goreng Jabatan 3 Periode
Terlebih di tahun depan, Indonesia akan memasuki tahun politik. Hal ini perlu saling bahu membahu dalam menjaga persatuan.
"Dalam dua pemilu terakhir, bangsa Indonesia terbelah karena persoalan pilihan politik,” tuturnya.
Senada denganChriswanto Santoso, Ketua Umum Muhammadiya, Haedar Nashir mengataka, di tahun politik ini harus menjadi tahun yang damai dan bersatu bagi umas islam.
"Harapan kami bagi seluruh umat Islam Indonesia, dalam keragaman orientasi dan sikap politik, kita tetap jaga ukhuwah sesama umat muslim dan ukhuwah kebangsaan,” ujarnya.
Haedar Nashir mengingatkan umat agar fokus dan perhatian umat tidak habis karena tahun politik. Sebab pemilu hanya berjalan lima tahun sekali.
“Apa yang dilakukan LDII dan Muhammadiyah dalam silaturahim ini, ke depan akan ada langkah kerja sama yang lebih konkrit. Kami akan berbuat yang produktif dan konstruktif untuk umat, bangsa dan negara,” ujar Buya Haedar Nashir.
Di akhir pertemuan, Haedar Nashir mengucapkan terimakasih atas silaturrahim yang dilakukan DPP LDII dengan PP Muhammadiyah. "Saya mengucapkan tahniyah atas langkah-langkah dan kerja LDII Pusat di bawah kepemimpinan KH Chriswanto Santoso,” tutupnya. (ade/pojoksatu)



