POJOKSATU.ID - Musisi sekaligus penulis Fiersa Besari membagikan pengalaman pahit yang menimpa istrinya, Aqia Nurfadla.

Aqia menjadi korban kecelakaan lalu lintas setelah ditabrak mobil dari belakang saat berada di area Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2025).

Kisah tersebut diungkap langsung oleh Fiersa melalui akun Instagram pribadinya.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Nataru, Tol Jakarta-Cikampek Mulai Padat

Dalam unggahannya, Fiersa menceritakan kronologi kejadian yang membuatnya sangat marah dan kecewa terhadap sikap pengemudi mobil yang menabrak istrinya.

Peristiwa bermula ketika Aqia tengah membantu manajer Fiersa, Ubay, menurunkan barang dari bagasi taksi.

Saat itu, kondisi area stasiun cukup padat dengan aktivitas kendaraan dan penumpang. Di waktu bersamaan, Fiersa sedang menggendong putri mereka yang tertidur.

Baca Juga: Seleksi PPPK Kementerian HAM 2026 Mulai Awal Januari, Simak di Sini Cara Daftarnya

Tanpa diduga, sebuah mobil tiba-tiba menabrak Aqia dari arah belakang.

Benturan tersebut membuat Aqia langsung berteriak kesakitan. Namun insiden tidak berhenti sampai di situ.

Menurut Fiersa, pengemudi mobil justru memajukan kendaraannya setelah tabrakan terjadi.

Baca Juga: Heboh di Stasiun Bogor, Asap Diduga Korsleting Listrik Picu Kepanikan Penumpang KRL

Akibatnya, Aqia semakin terhimpit dan mengalami kondisi yang lebih menyakitkan.

“Dia sudah teriak kesakitan, tapi mobilnya malah maju,” tulis Fiersa, dikutip pojoksatu.id dari inilah.com.

Tak lama kemudian, sopir mobil tersebut keluar dari kendaraannya. Fiersa menyebut pengemudi itu berusia sekitar 60 hingga 70 tahun.

Baca Juga: TPG Guru Cair Bulanan Mulai 2026, Ini Skema Uji Coba Kemendikdasmen dan Data yang Wajib Guru Cek Sekarang

Namun, alih-alih menunjukkan empati atau tanggung jawab, sikap sopir tersebut justru membuat Fiersa semakin emosi.

Pengemudi mobil itu disebut menawarkan uang sebesar Rp200 ribu dengan maksud menyelesaikan masalah secara damai.

Tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh Fiersa, yang menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar soal uang.

Baca Juga: TPG Tak Lagi Triwulanan di 2026, Pemerintah Uji Sistem Bulanan dan Guru Diminta Awasi Data Dapodik

“Saya marah bukan karena nominalnya, tapi karena tanggung jawab,” ungkap Fiersa.

Fiersa menilai sikap pengemudi tersebut tidak mencerminkan itikad baik sebagai pihak yang menyebabkan kecelakaan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kondisi korban seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar menawarkan uang untuk menyelesaikan masalah.

Baca Juga: Gaji di Bawah Rp10 Juta Bebas Pajak, Kebijakan Baru Menkeu Berlaku Sepanjang 2026

Unggahan Fiersa pun langsung menuai perhatian luas dari warganet.

Banyak yang menyampaikan simpati dan dukungan kepada Aqia, serta mengecam sikap pengemudi yang dianggap tidak bertanggung jawab.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai tindak lanjut hukum atas insiden tersebut.

Baca Juga: Terisolasi Sebulan, Warga Gemboyah Utang Demi Bangun Jembatan yang Kembali Hancur

Namun, Fiersa berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar setiap pengendara lebih berhati-hati dan bertanggung jawab di jalan.***