POJOKSATU.ID – Kepala Lapas (Kalapas) Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni Revanda Bangun viral di media sosial.
Bagaimana tidak, Revanda Bangun dituding korupsi aset milik negara oleh puluhan bawahannya yang berprofesi sebagai petugas lapas di Waingapu.
Tidak hanya itu, para petugas lapas ini juga mendapat perlakuan tak mengenakkan oleh Revanda Bangun yang menjabat sebagai Kalapas Waingapu.
Berdasarkan informasi yang beredar, Revanda Bangun kerap kali menghina bawahannya saat tengah bekerja sebagai petugas lapas.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial milik platform X milik @Lone_Lynx__ pada Kamis (21/11/2024).
Dalam unggahan akun tersebut memperlihatkan dengan jelas para bawahan Revanda yang turut memprotes dirinya.
“Kami manusia juga, kita juga punya otak, kami kerja selama ini Pak bersih, bersih kami Pak, silahkan periksa,” ucap salah seorang petugas.
“Bertahun-tahun kami kerja Pak, bukan baru hari ini kami kerja Pak. Bagaimana bisa kami dianggap seperti ini,” lanjutnya.
Tidak hanya menghina bawahan, Revanda juga disebut telah mengambil hak berupa aset negara untuk kepentingan pribadinya.
Terekam jelas dalam video yang beredar, salah seorang petugas menyebutkan bahwa Kalapas Waingapu itu telah mengambil aliran listrik kantor.
Yang mana, aliran tersebut diperuntukkan Revanda untuk tempat tinggalnya agar tidak terbebani biaya listrik.
“Kita ini punya otak untuk berpikir Bapak, listrik dari kantor disambung ke rumah Bapak itu benar tidak secara aturan?,” jelasnya.
Lebih lanjut, Revanda ternyata tidak hanya dituding telah mengambil aliran listrik untuk keuntungan pribadinya.
Melainkan, Kalapas Waingapu ini juga dicecar bawahannya lantaran telah mengambil sembako yang disimpan di rumah dinasnya.
“Yang kedua, itu minyak yang di dalam itu Bapak bawa ke rumah dinasnya Bapak itu benar tidak,” terangnya. ***



