POJOKSATU.id, KARAWANG - Agus Ginanjar atau yang biasa disapa A Gingin merupakan salah satu kader muda milenial Partai Demokrat Kabupaten Karawang yang sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Karawang pada kontestasi Pemilu 2024 mendatang.
Diketahui, A Gingin juga merupakan salah satu Tokoh Pemuda di Kecamatan Rengasdengklok yang saat ini menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Rengasdengklok. Kini, maju sebagai Caleg di Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Karawang, yang meliputi Kecamatan Rengasdengklok, Kecamatan Jayakerta, Kecamatan Rawamerta, Kecamatan Cilebar dan Kecamatan Kutawaluya.
Menurutnya, adapun niatan dirinya maju sebagai Caleg DPRD Kabupaten Karawang adalah selain langkah kongkrit mengabdi kepada bangsa dan negara, juga menjadi jembatan bagi kalangan milenial dan masyarakat dalam menyuarakan aspirasi melalui ranah politik di kursi legislatif.
"Movitasi saya mencalonkan sebagai calon legislatif yaitu berangkatnya dari suara-suara pemuda, suara-suara tokoh masyarakat yang memang dimana mereka mempercayai saya saat bersilaturahmi, berkumpul serta berdiskusi dan mereka bersepakat mendukung ingin ada keterwakilan anggota legislatif di wilayah Rengasdengklok. Dan menurut saya secara pribadi mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif ingin membantu masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat untuk mengakomodir aspirasi dan harapan-harapan masyarakat yang luas," kata A Gingin, Selasa(04/04/2023).
Kemudian, Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum dirinya melangkah untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif tahun 2024 mendatang, banyak kalangan masyarakat di Dapil II yang menyampaikan aspirasi serta mendukung dirinya untuk maju.
"Memang sudah diserap dari masyarakat banyak yang mengenai dalam segi infrastuktur pembangunan, baik dari kebutuhan sekunder seperti pembangunan jalan gitu kan ataupun kayak penanganan banjir, terus kalau dilihat dari kacamata sisi pemuda saya sering menangkap aspirasi aspirasi atau keluhan dari para pemuda itu ya keterkaitan dengan hobinya atau yang memang di mana bisa dipakai untuk menyalurkan hobi dan bakat nya seperti contohnya kaya butuhnya sarana olahraga Spot hole atau sarana olahraga terpadu satu pintu. maka ketika kita bicara untuk mengembangkan prestasi atlet dan prestasi bakat seni dan musik itu kan harus ada sarananya dan ada wadahnya itu yang saya tangkap dari teman-teman para pemuda, dan kebetulan terakhir ketika diskusi dengan para pemuda bahwa ada masukan dan aspirasi ke depan," ujarnya
Masih dikatakan, A Gingin, untuk menciptakan serta meningkatkan sumber daya manusia (SDM) diwilayah Karawang Utara khususnya di Dapil II ini harus ditopang juga dengan pendidikan.
"Rengasdengklok ini atau wilayah utara ini sudah harus ada Universitas karena memang dalam dunia pendidikan ini sangat mendukung ya Karena untuk menciptakan bahwa SDM ini lebih baik harus ditopang dari segi pendidikan," ucapnya.
Selain itu, Ia juga mengatakan adapun alasan dirinya berlabuh di Partai Demokrat mungkin karena memang pilihan yang ideal karena dimana notabennya Partai Demokrat ini sangat melek terhadap para pemuda sesuai dengan taglinenya muda adalah kekuatan.
"hari ini saya sebagai Pemuda perangkat terjun ke politik dirasa ideal masuk ke Demokrat sekarang udah adalah kekuatan bahwa para pemuda ini memang sangat menopang dalam berbagai aspek lagi karena memang dalam merubah sebuah bangsa dan negara ini yang dibutuhkan karena pemuda. mungkin dirasa Partai Demokrat pilihan yang ideal terbaik menurut saya, karena letaknya hari ini saya pemuda dan alhamdulillah dengan ideologi-ideologi yang memang itu se-irama dengan pemikiran saya ataupun pandangan saya ke depan," tuturnya.
Selanjutnya, A Gingin juga berpesan kepada seluruh masyarakat kabupaten Karawang khususnya masyakarat di Dapil II menjelang tahun politik lebih mengedepankan asas rasa saling menghargai meskipun berbeda pilihan.
"Saya berpesan buat masyarakat menghadapi tahun politik itu apa dari kalau hemat saya untuk para pendukung ya, ataupun emang yang ada di luar atau umumnya yang ada di Kabupaten Karawang menghadapi tahun politik mungkin kita tetap mengedepankan rasa saling menghargai, tidak terpecah-belah, tidak memakai isu sara apalagi sampai kayak menyerang secara pribadi ataupun menyebarkan berita hoax, artinya ketika memang menghadapi tahun politik ini stop perpecahan ketika memang perbedaan itu terjadi, jangan dijadikan ajang politik untuk saling bermusuhan akan tetapi dijadikan ajang politik ini untuk mengadu ide dan gagasan," pungkasnya. (Ega/Yusup/Pojoksatu)




