POJOKSATU.ID - Aktivitas vulkanik di kawasan Indonesia menunjukkan peningkatan gejolak secara meluas yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Nusantara.
Berdasarkan data pemantauan periode 1 Agustus hingga 5 September 2026, terdapat tujuh gunung api di berbagai daerah yang berada dalam status erupsi secara bersamaan.
Di Pulau Sumatera, Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi titik bahaya utama di bagian barat.
Bergeser ke wilayah perairan Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau yang melingkupi wilayah Lampung dan Banten juga terus menunjukkan aktivitas erupsinya.
Baca Juga: Waspada Ring of Fire Mengamuk, Inilah Daftar Gunung Aktif yang Erupsi Secara Beruntun di Tahun ini!
Sementara itu di Pulau Jawa, Gunung Semeru yang membentang di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, turut mencatatkan erupsi aktif.
Ancaman vulkanik juga mengepung kawasan Nusa Tenggara Timur melalui dua gunung berapi sekaligus.
Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata serta Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur dilaporkan tengah memuntahkan material dari kawahnya.
Wilayah Indonesia timur tidak luput dari gejolak bumi, khususnya di kawasan Maluku Utara.
Baca Juga: Debu Vulkanik Krakatau Ancam Bandar Lampung, Lakukan Langkah Ini dan Tetap Waspada!
Di Kabupaten Halmahera Barat, Gunung Ibu terpantau aktif mengalami erupsi secara intensif.
Tidak jauh dari sana, Gunung Dukono yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Utara juga menunjukkan tren vulkanik yang serupa.
Sebaran lokasi erupsi yang membentang luas ini menegaskan status Indonesia sebagai wilayah lintasan cincin api pasifik yang sangat aktif.
Pihak otoritas terkait terus mengimbau warga di sekitar tujuh kawasan tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra demi mengantisipasi risiko bencana.***




