POJOKSATU.ID- Rocky Gerung kembali akan dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait penghinaan yang dialamatkan kepada Presiden Jokowi.

Kali ini pegiat media sosial itu akan dilaporkan oleh Relawan Indonesia Bersatu pada Senin 31 Juli 2023 sekira jam 20.00 WIB.

Rocky Gerung akan dilaporkan karena pernyataan dan hujataannya terhadap kepala negara tak layak didengar oleh publik.

Baca Juga: Yana Mulyana Lengser 21 September, Ema Sumarna: Kami Tunggu Keputusan Mendagri

"Sehubungan dengan adanya pernyataan Rocky Gerung yang sifatnya menghina Presiden Jokowi. Kita akan laporkan ke Polda Metro," kata Ketum Relawan Indonesia Bersatu, Lisman Hasibuan kepada pojoksatu.id, Senin 31 Juli 2023.

Hasibuan menilai hujatan dengan kalimat beberapa umpatan yang dilontarkan Rocky Gerung itu memang tidak layal dan etik untuk didenga.

Apalagi, kata dia, Rocky Gerung yang merupakan seorang akedemisi, bila hendak mengkritisi pemerintah harusnya menggunakan diksi-diksi yang terdidik dan layak didengar publik.

Baca Juga: TV Analog Dihentikan Per 30 Juli 2023, Warga Kota Medan dan Sekitarnya Harus Bermigrasi ke TV Digital

"Ini dengan bahasa yang tidak etik" ujarnya.

Sebelumnya video Rocky Gerung viral di media sosial. Dalam video itu, Rocky Gerung menghujat habis-habisan Presiden Jokowi.

Rocky Gerung yang dikenal sebagai pegiat media sosial yang kerap mengkritik peda pemerintah, bahkan dengan beberapa kalimat umpatan yang tak layak didengar publik dilontarkan Rocky.

Baca Juga: Pemkab Bandung Optimis Stadion Si Jalak Harupat jadi Veneu Piala Dunia -17

Dalam video itu, dia juga menuding Jokowi ke Cina hanya menawarkan Ibu Kota negara yang baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan.

Bahkan dalam potongan video itu, Rocky Gerung  menilai Presiden Jokowi tetap akan tamak bila nantinya tidak menjabat lagi sebagai presiden.

"Kalau gak jadi Presiden nanti dia akan jadi rakyat biasa, tapi ambisi Jokowi akan mempertahankan legasinya. Dia pergi ke Cina untuk  tawarkan IKN. Dia mondar mandir dari satu koalisi ke koalisi lain untuk mencari kejelasan dirinya," kata Rocky Gerung.

Baca Juga: Sukses Asia Africa Festival dan Marathon, Optimis Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Kota Bandung

"Dia cuma pikirkan nasibnya sendiri, gak memikirkan nasib kita (masyarakat indonesia dan buruh). Itu bajingan yang tolol. Kalau dia bajingan pintar, dia bakal berdebat dengan Jumhur Hidayat," kata Rocky lagi. ***