POJOKSATU.ID - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengamuk di sebuah SPBU di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang, mendadak ramai diperbincangkan di media sosial.

Aksi tersebut diduga dipicu oleh kekecewaan setelah keponakan pria itu dilarang mengisi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan sepeda motor dengan tangki berukuran besar.

Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak seorang pria mengenakan baju merah meluapkan emosinya di area SPBU.

Baca Juga: Baru Sembuh dari RS, Ketua DPRD Karawang Langsung Cek Banjir Buana Asri

Ia terlihat berteriak dan memprotes kebijakan pengisian BBM yang diterapkan petugas SPBU.

Tak hanya meluapkan kemarahan, pria tersebut bahkan sempat meminta agar aktivitas jual beli BBM di SPBU itu dihentikan sementara.

Ucapannya yang bernada tinggi sontak mengundang perhatian para pengunjung yang tengah mengantre untuk mengisi bahan bakar.

Baca Juga: Pemkot Serang Siapkan Rp19 Miliar untuk Gaji 1.331 Tenaga Honorer Non-ASN Tahun 2026

“Kalau motor saya nggak diisi, jangan diisi semua orang Madura ini. Biar sama-sama nggak makan!” ujar pria tersebut dalam video, yang kemudian menuai berbagai reaksi dari warganet, dikutip pojoksatu.id dari instagram @reset.feeds (25/1/2026).

Belum diketahui secara pasti kapan peristiwa itu terjadi. Namun dari situasi di lokasi, terlihat suasana SPBU sempat memanas akibat aksi pria tersebut.

Beberapa pengunjung tampak memilih menjauh, sementara petugas SPBU berusaha tetap menjalankan tugasnya.

Baca Juga: UI Gandeng Hyundai Bangun Ekosistem Riset Otomotif Nasional, Dorong Inovasi Teknologi Masa Depan

Diduga, larangan pengisian BBM pada motor bertangki besar berkaitan dengan upaya pengawasan distribusi BBM, khususnya jenis tertentu yang kerap disalahgunakan.

Sejumlah SPBU memang menerapkan aturan ketat untuk mencegah penimbunan atau penggunaan BBM tidak sesuai peruntukan.

Aksi pria berbaju merah itu pun memantik perdebatan di media sosial.

Baca Juga: Dana BOS Telat, Gaji Guru Honorer Ikut Tersendat! Kesalahan Administrasi Sekolah yang Jarang Dibahas

Sebagian warganet menyayangkan sikap emosional yang ditunjukkan di ruang publik, sementara lainnya menilai kurangnya sosialisasi aturan kerap memicu kesalahpahaman antara konsumen dan petugas SPBU.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU maupun aparat setempat terkait insiden tersebut.

Identitas pria dalam video juga belum diketahui secara pasti.

Baca Juga: Unpad Resmikan Pusat Riset Ubi Jalar Praise, Dorong Inovasi dan Ketahanan Pangan Nasional

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang baik antara petugas layanan publik dan masyarakat.

Di sisi lain, warga juga diimbau untuk menyampaikan keluhan dengan cara yang tertib dan tidak memicu kegaduhan di ruang publik.

Video kejadian tersebut masih terus beredar dan menjadi sorotan, terutama terkait etika pelayanan publik dan kepatuhan terhadap aturan pengisian BBM.***