POJOKSATU.id - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI kembali menegaskan perannya sebagai penjaga keseimbangan antara pusat dan daerah.
Lembaga ini menilai penguatan posisi DPD sebagai penghubung pemerintah pusat dengan daerah menjadi kunci pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Peran DPD RI sebagai Penghubung Pusat-Daerah melalui Optimalisasi Dukungan Kelembagaan” di Bogor, Kamis (21/8/2025).
Forum ini diikuti tenaga ahli anggota DPD RI Sub Wilayah Barat II, serta Anggota DPD RI asal Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti dan Agita Nurfianti.
Menurut GKR Hemas, apresiasi Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 15 Agustus lalu menjadi dorongan moral bagi DPD RI.
Presiden menilai DPD telah berkontribusi nyata lewat lebih dari 50 keputusan kelembagaan, sekaligus berperan aktif menjaga demokrasi dan mendorong kemajuan bangsa.
“DPD bukan lembaga seremonial. Kami ini representasi daerah yang punya mandat konstitusional untuk memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegas GKR Hemas.
Ia menambahkan, perjuangan itu harus diwujudkan lewat gagasan, rekomendasi, dan solusi konkret, dengan dukungan kelembagaan yang kuat.
Peran staf anggota juga menjadi sorotan.
Menurut Hemas, staf bukan hanya bertugas teknis, tetapi juga garda terdepan dalam memperkuat kapasitas lembaga, menyediakan kajian, hingga membangun komunikasi positif dengan masyarakat.
“Penting bagi staf anggota meningkatkan kapasitas dan mendukung kinerja senator. Mereka wajib ikut mensosialisasikan kerja-kerja anggota dan alat kelengkapan DPD RI, sekaligus membangun pencitraan positif DPD RI,” ujarnya.
Sementara itu, Aanya Rina Casmayanti menekankan bahwa tenaga ahli dan staf administrasi adalah mitra strategis dalam menjawab tantangan harmonisasi kebijakan pusat dan daerah.
Senada, Agita Nurfianti berharap sinergi seluruh elemen pendukung DPD RI dapat memperkuat peran lembaga ini dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat di daerah.
Melalui forum semacam ini, GKR Hemas menilai DPD RI ingin menumbuhkan semangat kolektif.
Harapannya, sinergi anggota dan staf dapat membuat DPD semakin efektif menjadi jembatan aspirasi daerah dengan kebijakan pusat.
“Dengan begitu, manfaat keberadaan DPD RI akan benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan dan keadilan sosial di seluruh pelosok negeri,” pungkasnya.




