POJOKSATU.ID – Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang mundur dari DPR RI belakangan ini tengah jadi sorotan publik.
Sebab, keponakan Presiden Prabowo Subianto tersebut pilih mundur lantaran beredarnya sebuah potongan video podcast yang menuai kritik.
Di mana, dalam podcast tersebut, Rahayu Saraswati menyinggung para pencari kerja yang cenderung terbuai dalam harapan pemerintah.
Kendati demikian, Gerindra selaku partai pengusung Rahayu Saraswati dalam Pemilu 2024 justru menilai isi podcast tersebut tidak terlalu buruk.
Sebagaimana yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media antaranews.com pada Jumat (12/9/2025).
Dalam artikelnya, Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI Bambang Hariyadi turut menanggapi hal tersebut.
Baca Juga: Yamaha Lanjutkan Uji Kendara EV Swap Battery, Dorong Mobilitas Ramah Lingkungan
Menurut Bambang, isi podcast yang dihadiri Saraswati jauh dari kata merendahkan mentalitas masyarakat.
Sebab, Saraswati menurutnya merupakan salah satu kader yang kerap menyuarakan isu perempuan dan ekonomi kreatif.
“Jadi buat kami dia salah satu kader yang sangat aktif di Dapil-nya dan sangat peduli terhadap peran serta perempuan di politik,” jelasnya.
Baca Juga: Gerindra Bantah Rahayu Saraswati Mundur dari DPR RI Demi Jadi Menteri: Itu Namanya Gosip
“Dari keterangan Ibu Sara, dia menjelaskan tidak ada niat untuk mengucilkan masyarakat, bahkan beliau itu sangat aktif,” terangnya.
Perlu diketahui, salah satu penggalan narasi yang disampaikan Saraswati tidak lain terkait mentalitas para pencari kerja.
Menurutnya, mental masyarakat masih berkutat pada harapan penuh terhadap pemerintah terkait ketersediaan lapangan kerja.
Baca Juga: Kabar Terbaru TPG: Tambahan 1 Bulan Tunjangan dalam THR, Kapan Jadwal Pencairan TW3?
Yang mana, seharusnya, para pencari kerja harus melek terhadap situasi dan kondisi ekonomi saat ini.
Dalam penggalan video poscast, keponakan Prabowo ini mengimbau masyarakat yang sedng mencari kerja beralih membangun sebuah usaha.
“Jangan hanya bersandar, karena kalau masih bersandar kepada sektor-sektor padat karya dan bersandar kepada pemerintah untuk provide the jobs, kita masih di zaman kolonial berarti,” terangnya. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android/ Versi iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov



