POJOKSATU.id, JAKARTA — Jonathan Latumahina, ayah David Ozora, gerah ditanya-tanya netizen soal biaya pengobatan anaknya yang mencapai Rp1,2 miliar di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan.
Melalui akun Instagramnya @seeksixsuck, Jonathan langsung ‘menyemprot’ netizen yang disebutnya netizen sotoy dan netizen bayaran tikus ini.
“Gini ya netijen-netijen sotoy dan netijen-netijen bayaran tikus, david itu biaya rawatnya dijamin prudential karena gue udah join lama,” kata Jonathan, Rabu (12/4/2023).
“Yang ditanggung pruden sampai 4M + 12, kalo mau tau tanya @nyonyakepiting aja,” katanya lagi dalam unggahan itu.
Baca Juga :
Sudah 5 Kali Bersetubuh, Ternyata Agnes Baru 1 Bulan Pacaran dengan Mario Dandy
Menurut ayah David Ozora ini, dia sebenarnya malah menanggapi isu-isu yang beredar seputar biaya perobatan David ini, dimana di medsos beredar ada yang menuding dibiaya APBN.
“Gue bukannya males jawabin isu-isu itu dari dulu, menurut gue gak penting aja,” katanya.
Jonathan lalu memposting kartu asuransi miliknya yaitu Prudential Black Card dalam unggahan di Twitter itu.
Sementara akun @nyonyakepiting langsung merespon cuitan Jonathan Latumahina ini.
“Terimakasih @RSMayapada dan @Prudential yang sudah dan masih terus berusaha memberikan pelayanan maksimal dan fasilitas terbaik buat David,” kata akun itu.
“Sabar dan kuat terus ya, fokus kesembuhan David aja biar bisa kembali seperti sediakala,” jelasnya lagi.
Diketahui, biaya perawatan David di RS Mayapada, Kuningan, Jaksel, menghabiskan biaya sekitar Rp1,2 miliar.
Hal ini dikatakan hakim tunggal Sri Wahyuni Batubara.
Menurutnya, hingga kini biaya perawatan tersebut masih ditanggung orang tua David sendiri.
“Sampai saat ini tidak ada bantuan pengobatan dari keluarga pelaku yakni Mario Dandy Satriyo, keluarga Shane Lukas, dan juga dari keluarga anak AG,” kata Sri Wahyuni dalam putusan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/4/2023).
Hakim Sri Wahyuni juga menyebut bahwa David belum bisa berjalan seperti biasa.
“Terbukti bahwa sampai saat ini anak korban masih dirawat di Rumah Sakit Mayapada, belum bisa berjalan dan sampai saat ini anak korban belum bisa mengenali bapaknya,” ujar hakim Sri Wahyuni soal kondisi David Ozora Latumahina ini. (ikror/pojoksatu)




