POJOKSATU.id, KARO - Kabupaten Tanah Karo diguncang gempa bumi tektonik magnitudo 4,7, pada Kamis (27/4/2023) malam sekitar pukul 21.56 WIB.

Tercatat titik gempa berada di 6 Km Tenggara Kabupaten Karo Sumatera Utara, dengan kedalaman 10 Km.

“Titiknya di seputar kawasan perbatasan Karo dengan Simalungun, yaitu di kawasan Sipiso-piso,” ujar Kalaksa BPBD Karo Jurspri Nadeak, Jumat (28/4/2023).

Menurut Juspri, saat gempa terjadi, masyarakat sempat panik dan ke luar dari dalam rumah.

“Kebetulan kami tinggal di Kabanjahe. Kami melihat masyarakat berkeluaran dari dalam rumah,” katanya.

Masyarakat baru kembali ke dalam rumah setengah jam setelah gempa terjadi.

“Setelah kami melakukan imbauan, dan tidak ada laporan gempa susulan atau aftershock, masyarakat kembali lagi ke dalam rumah,” ujar Juspri.

Hingga saat ini, BPBD Karo sudah melakukan monitoring dan pendataan terhadap dampak gempa. Sejauh ini, katanya, tidak ada laporan kerusakan bangunan. Dia juga mengatakan, tidak ada laporan korban.

“Alhamdulillah, untuk korban jiwa atau pun luka nihil,” ungkapnya.

Juspri mengimbau masyarakat untuk tetap tidak panik dalam menghadapi gempa bumi. Segera ke luar rumah mencari titik aman untuk evakuasi. Menjauhi bangunan yang tinggi.

Tidak hanya masyarakat di Kabupaten Karo, gempa dirasakan cukup kuat di kawasan wisata Tongging. Para pengunjung di salah satu penginapan sampai ke luar dari dalam kamar.

“Kuat kali gempanya yah,” ujar Fathir, salah satu pengunjung dari Kota Medan.

Saat gempa terjadi, terdengar suara gemuruh cukup kuat. Bangunan bergetar seperti diayun-ayun.

“Agak panik juga tadi,” kata Fathir. (*/TIK/pojoksatu)