Geger Edan 'Bunker' Narkoba di UNM, 'Ditanam' di Bawah Lantai


POJOKSATU.id - Makassar digegerkan dengan penemuan 'bunker' narkoba di Universitas Negeri Makassar alias UNM.

'Bunker' narkoba itu berada di sebuah ruangan yang diunakan sebagai sekretariat lembaga kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS).

Saat ini, ruangan tersebut sudah dipasang garis polisi oleh penyidik Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulsel.

Disebutkan, ruangan tersebut didatangi polisi pada Jumat 9 Juni 2023 lalu.

Namun Wakil Rektor (WR) III UNM Prof. Andi Muhammad Idkhan membantah ada bunker narkoba dalam ruang dimaksud.

Itu setelah pihaknya mendatangi dan melihat langsung ke lokasi.

BACA JUGA: Dalam Sebulan, Polisi Ringkus 33 Orang Tersangka Narkoba

Karena itu dia membantah ada bunker.

"Setelah saya melihat di lokasi, ternyata yang dimaksud bunker itu adalah tidak benar," ujar Andi Muhammad Idkham, Sabtu 10 Juni 2023.

 

Brankas kecil


Idhkam menjelaskan, yang ditemukan adalah brankas kecil yang ditanam di bawah lantai ruangan.

"Yang benar itu adalah brankas kecil yang berada di bawah lantai," sambungnya.

Atas alasan itu pihaknya keberatan jika disebut ada bunker narkoba di UNM.

BACA JUGA: Ditresnarkoba Polda Sumut Gagalkan Peredaran Ganja 135 Kg dari 3 Pemuda Asal Aceh dan Sibolga

"Kita juga keberatan kalau dikatakan bunker. Karena pengertian bunker itu adalah bisa sebesar apa," tegasnya.

Idkham mengungkap, brankas itu juga tidak berukuran cukup besar.

"Setelah kita lihat dari di lokasi itu, hanya semacam brangkas. Ukurannya sekitar 40×40 cm," bebernya.

Hanya saja pihaknya tidak mengetahui sampai sedalam berapa brankas itu ditanam di bawah tanah.

"Saya tidak sempat lihat bagaimana. Tapi semacam brangkas di situ. Tapi memang ditanam," tandasnya.

 

Mahasiswa kena imbas


Idhkam memastikan, peristiwa ini sama sekali tidak menggangu jalannya perkuliahan di UNM.

Akan tetapi, lantaran pemberitaan yang cukup menghebohkan itu mahasiswa lain jadi ikut kena imbasnya.

"Tidak ada gangguan sama sekali terhadap proses perkuliahan. Hanya saja, pemberitaan itu membuat mahasiswa was-was juga," kata dia.

BACA JUGA: Jadi Kurir Sabu 75 Kg dan 40 Ribu Butir Ekstasi, Dua Pemuda Kalbar Divonis Hukuman Mati oleh PN Medan

Ia juga menyatakan bahwa Senin besok perkuliahan tetap berjalan seperti biasa.

Meski begitu, pihaknya akan memperketat keamann dan pemantauan lebih mendalam pasca temuan tersebut.

"Kita memberikan semacam edukasi kepada mahasiswa," ujarnya.

 

Diserahkan ke polisi


Terkait penemuan 'brankas' naskoba dimaksud, UNM menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengungkap dan menangkap pelaku yang mencemarkan kampus.

"Kami mengapresiasi langkah kepolisian yang melakukan suatu hal yang luar biasa ini," kata mantan Ketua Jurusan Teknik Mesin ini.

BACA JUGA: Dikira Bawa Makanan, Perempuan Berkerudung Ternyata Hendak Selundukan Sabu ke Lapas Bandung

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes I Komang Suartana menjelaskan bahwa memang tidak ada bunker narkoba di ruangan tersebut.

"Itu bukan bunker, itu hanya konotasi saja," katanya.

Akan tetapi, ia mengakui bahwa kotak tersebut memang ditanam di bawah lantai.

"Itu kan ditanam dengan menggunakan safety box. Di atas ada barang di dalam kamar," terangnya. (Fajar/Guruh/Pojoksatu)