POJOKSATU.id, JAMBI - Tim SAR gabungan dipastikan tetap melanjutkan upaya evakuasi korban kecelakaan helikopter Polri bawa Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono.
Selain Irjen Rusdi Hartono, helikopter Polri kecelakaan itu juga membawa sejumlah pejabat Polda Jambi.
Di antaranya Dirreskrimum Polda Jambi, Dirpolairud Pold Jambi, Korpspripim Polda Jambi dan ADC Kapolda Jambi.
Sedangkan kru helikopter berjumlah 3 orang.
Awalnya, proses evakuasi yang dilakukan sempat dihentikan karena cuaca.
BACA: Terungkap Sudah Kondisi Terakhir Helikopter Bawa Kapolda Jambi Sebelum Kecelakaan
Akan tetapi, proses evakasi tersebut dipastikan kembali dilanjutkan malam hari ini.
"Masih kendala hujan, kemungkinan nanti malam seluruh Tim SAA ada 8 orang, dibantu polri, TNI dan warga bersama tim sar gabungan melanjutkan ke lokasi tempat heli Kapolda mendarat darurat," terang Kepala Pos SAR Kerinci, Bambang, dikutip dari Jambi Ekspres.
Bambang menerangkan, lokasi jatuhnya helikopter Polri kecelakaan itu berada di lokasi yang cukup jauh.
Selain itu, satu-satunya cara untuk bisa sampai ke lokasi adalah hanya dengan berjalan kaki.
"Kami jalan kaki ke lokasi. Kalau malam ini bergerak siang besok baru bisa sampai," terangnya.
BACA: Kapolri Ungkap Penyebab Helikopter Polri Bawa Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Hutan Kerinci
Bambang menjelaskan, lokasi helikopter Polri kecelakaan itu memang tidak bisa digunakan untuk pendaratan.
Pasalnya, lokasi itu adalah hutan rimba dan termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
"Heli gak bisa mendarat di lokasi. Jadi kalau di video yang beredar itu memang benar," katanya.
Helikopter dalam keadaan baik
Terpisah, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Mulya Prianto menegaskan, kondisi helikopter Polri tersebut dipastikan dalma kondisi baik sebalum melakukan penerbangan.
Sebab, helikopter tersebut disebut Mulya selalu menjalani perawatan rutin.
BACA: Evakuasi Kapolda Jambi Kecelakaan Helikopter Polri di Hutan Kerinci Sulit Dilakukan, Padahal Tinggal 4 KM Lagi
"Heli itu ada perawatan tiap 25 jam, 50 jam, 75 jam, 100 jam. Kemudian, calender times tiap tahun ada," jelas Kombes Mulya, Minggu (20/2/2023).
Mulya juga memastikan bahwa semua penumpang dan kru helikopter Polri kecelakaan itu selamat.
Itu diketahui berdasarkan komunikasi terkhir dengan Dirreskrimum Polda Jambi melalui saluran HT.
"Alhamdulillah informasi terkahir masih selamat. Sempat, dari situ kita tahu mereka selamat. Tapi komunikasi terputus, gara-gara susah sinyal," terangnya.
BACA: Penjelasan Mabes Polri soal Helikopter Kapolda Jambi Mendarat Darurat di Hutan Kerinci : Mohon Doa
Berdasarkan informasi awali, penyeban helikopter bawa Kapolda Jambi mendarat darurat itu dikarenakan cuaca buruk.
Sebab di lokasi pendaratan darurat itu memang sedang hujan dan berkabut.
"Hasil koordinasi sementara gara-gara cuaca," jelasnya. (AdeGP/pojoksatu)




