POJOKSATU.id, PAPUA – Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono merupakan dua sahabat sejati sejak SMA yang memiliki hobi yang sama yaitu mendaki gunung.

Kedua sahabat yang sudah berusia 60 tahun ini pun meninggal bersama karena hipotermia dalam perjalanan pulang usai berhasil menaklukkan Puncak Carstensz Papua bertinggi 4.884 mdpl itu.

Banyak ungkapan duka dan simpati dari netizen di laman X bagi kedua sahabat sejati tersebut. Keduanya merupakan alumni SMA Dempo Malang Jawa Timur tahun 1984.

Baca Juga: Banyak Dapat Review Negatif, Victor Agustino Klarifikasi Sudah Bukan Bagian dari Restoran Rindu Rasa

Jenazah Lilie Wijayanti Poegiono belum dievakuasi dari Puncak Carstensz Pyramid ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah, lantaran cuaca buruk.

Sementara jenazah Elsa Laksono telah berhasil dievakuasi lebih dulu menggunakan helikopter pada Minggu (2/3) dan saat ini berada di RSUD Mimika, Papua Tengah.

Berikut ungkapan duka para netizen yang menghormati persahabatan kedua korban tersebut.

“Turut berduka cita untuk Mbak Lili (Ig/mamakpendaki) dan Mbak Elsa (Ig/explorewithelsa), 2 sahabat sejak SMA yg meninggal dunia saat melakukan pendakian di Carstensz,”kata akun @supirpete2 di laman X, Minggu (2/3).

“Kagum banget sama ibu lili dan ibu elsa yg terus menikmti hidup dengan hal2 positif hingga umur 60. Saya rasa tidak ada penyesalan di hati mereka. Dan mungkin mereka bahagia saat terkhir mereka bs bersma sebagai sahabat di tempat yang mrk sukai. Gak semua org punya privelege itu,”kata akun @lovelymen0105.

Baca Juga: Jumlah Pendaki Cartenz 20 Orang, 2 Wanita Meninggal Dunia, Ini Kronologi Lengkap Selamat Hujan Salju

“Gw abis ngulik ttg mereka jadi makin sedih, mereka udh mendaki dari jaman SMA, Puncak Cartenz jadi 7 summit Indo terakhir mereka, dan “menyusul” Ko Hanafi sahabat mereka yg meninggal di Puncak Cartenz juga tahun lalu. RIP The Dancing Queen,” kata akun @rioandrrr.

“Salam hormat dan doa terbaik buat Duo Mama sahabat sedari SMA. Meminjam istilah Kapal Selam Nanggala 402. Selamat jalan Duo Mama dalam Eternal Hike. Cartenz mendekap erat persahabatan mereka,” kata akun @AlvianIbr.

“Siapa sangka setelah berhasil memasang plakat penghormatan untuk sahabatnya (Hanafi Tantono) yang wafat setelah summit dari Puncak Carstensz, mereka pun turut menjadi korban di gunung yang sama. RIP dalam dekapan Carstensz,” ujar akun @rropz.

Evakuasi Lilie Besok

Sementara Kapolres Mimika AKBP Bily Hildiarto Budiman, membenarkan bahwa satu pendaki atas nama Lilie belum dievakuasi dari lokasi Puncak Carstensz, lantaran cuaca belum bersahabat.

Baca Juga: Bantul Mencekam! Aksi Tawuran Remaja Gegerkan Yogyakarta, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan

“Kondisi cuaca yang kurang bagus, sehingga belum dilakukan evakuasi terhadap jenazah Lilie yang masih berada di basecamp,” katanya, Minggu (2/3/2025).

Menurut Bily, pihaknya harus menunda proses evakuasi terhadap jenazah Lilie karena kondisi cuaca kurang bagus di Mimika.

Oleh karena itu, proses evakuasi akan dilakukan pada Senin (3/3/2025).

“Jenazahnya sudah di basecamp, tinggal dilakukan evakuasi ke Mimika,” kata Kapolres Mimika.

Sementara Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, mengonfirmasi bahwa upaya evakuasi jenazah Lilie yang dimulai pada Minggu pagi tersebut terhambat oleh kondisi cuaca yang tidak mendukung.

“Evakuasi terhadap pendaki yang meninggal dunia, atas nama Lilie Wijayanti, dihentikan sementara hingga pukul 15.00 WIT. Cuaca di lokasi tidak mendukung, dan kami berencana melanjutkan evakuasi keesokan harinya,” kata Suyatna, Minggu (2/3/2025).

Suyatna menambahkan bahwa tim SAR berharap dapat melanjutkan operasi keesokan harinya ketika kondisi cuaca memungkinkan.

Evakuasi Jenazah Elsa

Sementara itu, proses evakuasi jenazah Elsa Laksono, berjalan lebih lancar, Minggu.

Pada pagi hari yang sama, sekitar pukul 06.45 WIT, helikopter Intan Angkasa lepas landas dari Timika untuk melakukan evakuasi terhadap korban meninggal dan tiga pendaki yang selamat.

Pukul 07.05 WIT, helikopter tersebut tiba di Lembah Kuning dan melanjutkan perjalanan menuju Timika.

Sekitar pukul 07.45 WIT, helikopter berhasil mendarat di Bandara Mozes Kilangin Timika, membawa jenazah Elsa dan tiga pendaki yang berhasil selamat. Jenazah Elsa kemudian dibawa ke RSUD Timika untuk proses lebih lanjut.***