POJOKSATU.id - Suasana Lebaran di kediaman Megawati Soekarnoputri di kawasan Menteng, Jakarta, terasa berbeda pada Sabtu siang, 21 Maret 2026.

Di tengah tradisi silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah, tamu yang datang bukan hanya tokoh dalam negeri, tetapi juga perwakilan negara sahabat.

Salah satunya adalah Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, yang hadir bersama sang istri.

Kendaraan dinas yang ditumpanginya tiba di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar sekitar pukul 11.15 WIB.

Baca Juga: Sudah Lebaran, THR Guru Belum Masuk? Ini Jadwal Pencairan Terbaru

Namun, momen pertemuan itu tidak langsung berlangsung di rumah pribadi Megawati.

Boroujerdi justru diarahkan untuk mengikuti rangkaian halalbihalal yang dipusatkan di Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro.

Tak lama berselang, ia pun bergabung dalam rombongan yang bergerak menuju kantor partai, mengikuti iring-iringan Megawati bersama putranya, Muhammad Prananda Prabowo.

Lebaran Jadi Ruang Diplomasi

Menariknya, momen Lebaran kali ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi biasa.

Baca Juga: Man United Gagal Taklukkan Bournemouth, Keputusan Carrick Jadi Sorotan

Di balik suasana hangat dan penuh kekeluargaan, terselip perbincangan penting yang menyentuh isu global.

Sebelum menuju kantor partai, Megawati terlebih dahulu menerima sejumlah tamu penting di kediamannya.

Di antaranya terlihat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno yang turut bersilaturahmi.

Namun demikian, kehadiran para duta besar dari berbagai negara menjadi sorotan tersendiri.

Selain Iran, hadir pula perwakilan dari Inggris, Palestina, hingga Rusia dalam suasana Lebaran tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menyebut pertemuan berlangsung hangat dan penuh dialog terbuka.

“Para duta besar berdialog akrab dengan Ibu Megawati, membahas persoalan geopolitik hingga pemanasan global,” ujarnya.

Baca Juga: Usai Shalat Id, Dadang Supriatna Tegaskan Komitmen Lanjutkan Program Strategis di Kabupaten Bandung

Menurutnya, pembahasan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh isu-isu strategis yang sedang berkembang di dunia.

Semangat Idulfitri untuk Persatuan

Di sisi lain, momentum Idulfitri juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan kebangsaan kepada masyarakat luas.

Melalui Hasto, Megawati bersama keluarga dan jajaran partai menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada umat Islam.

“Pada hari ini, Ibu Megawati beserta keluarga dan seluruh jajaran PDI Perjuangan mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri,” kata Hasto.

Baca Juga: Redam Polemik Lapangan Merdeka, Wali Kota Sukabumi Hadiri Salat Id Muhammadiyah di UMMI

Ia menambahkan bahwa Lebaran menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan sebagai satu bangsa.

Tidak hanya itu, semangat Idulfitri juga diharapkan mampu melahirkan energi positif dalam membangun negara.

Pertemuan dengan para duta besar pun tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi semata.

Ke depan, diskusi yang lebih mendalam direncanakan akan dilakukan dengan melibatkan Megawati Institute.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa hubungan antarbangsa dapat diperkuat melalui pendekatan dialog yang lebih terbuka.

Di tengah suasana Lebaran yang penuh kehangatan, pertemuan tersebut menjadi gambaran bagaimana tradisi dapat berjalan beriringan dengan diplomasi.

Sebuah momen yang tidak hanya mempererat hubungan personal, tetapi juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas di masa depan.***