POJOKSATU.id, KARAWANG - Akibat buruknya sistem drainase atau saluran air, hampir setiap musim penghujan Desa Kertasari dan Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok kerap mengalami banjir sehingga banyak warga yang mengeluh.
Menurut, Isna salah seorang warga Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok saat ditemui Pojoksatu di lokasi banjir menyampaikan, banjir Desa Kertasari dan Desa Rengasdengklok ini kerap terjadi setiap tahunnya. Bahkan diguyur hujan satu hari satu malam pun dipastikan banjir.
"Huh pak, disini mah bukan lagi setiap musim hujan, diguyur hujan satu hari satu malam juga pasti banjir, karena tidak ada saluran airnya," kata Isna, Jumat (03/03/2023).
Kemudian, Ia juga menyampaikan banjir tersebut merendam dua pemukiman warga Desa Kertasari dan Desa Rengasdengklok Utara yang terdampak banjir menahun tersebut. Meskipun sering diterjang banjir, hampir seluruh warga yang bermukim di wilayah tersebut enggan untuk melakukan evakuasi atau mengungsi ke tempat aman, karena masyarakat memilih bertahan dalam situasi banjir tersebut.
"Kalau warga desa kertasari kurang lebih ada 60 KK yang rumahnya kerendam, terus perkiraan saya kedalam air kalau di pelataran rumah-rumah itu hampir 2 meter, sedangkan kalau di jalan raya itu mah ada sekitar 1 meter lebih karena kalau motor lewat kesitu juga joknya udah gak kelihatan," ucapnya.
Selain itu, Isna juga mengatakan untuk mengurangi genangan air. Dirinya bersama empat orang temannya secara terus menerus bergantian memompa air dengan menggunakan mesin diesel menyedot air dan dibuang ke kali Citarum.
"Kami berempat setiap hari ganti-gantian sampai dengan jam 10 malam berjaga memompa air yang dibuang ke Citarum," ujarnya.
Sementara itu, masih ditempat yang sama seorang pria paruh baya yang biasa di panggil Abah Emin (70) mengungkapkan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Karawang betul-betul bisa mencarikan jalan solusi agar masyarakat setempat tidak mengalami banjir seperti ini.
"Abah sih Jang, berharap pemerintah bisa cari solusi bagi warga disini, karena kasihan masa setiap tahun harus banjir seperti ini, coba atuh pemerintah perhatikan warga di sini jangan pas ada dekat pencalonan saja inget ka masyarakat," pungkasnya. (Yusup/Pojoksatu)




