POJOKSATU.id, MEDAN—Presiden AS Donald Trump melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berencana menutup Konsulat AS di Medan, Sumut.
Di Indonesia, AS memiliki empat perwakilan yaitu Kedubes di Jakarta, Konsulat Jenderal (Konjen) di Surabaya, Konsulat di Medan dan Konsuler di Bali.
Rencana tersebut diketahui setelah Kementerian Luar Negeri AS menyampaikan pemberitahuan kepada Kongres AS mengenai rencana penutupan sejumlah kantor perwakilan AS di luar negeri.
Informasi tersebut disampaikan oleh sejumlah sumber yang mengetahui pemberitahuan itu seperti dikutip dari Reuters, Selasa (4/8/2026).
Mereka berbicara dengan syarat anonim karena rencana tersebut belum dipublikasikan kepada umum.
Selain Konsulat AS di Medan, empat perwakilan diplomatik lain yang direncanakan ditutup berada di St. George's Grenada, Nagoya Jepang, Douala Kamerun, dan Winnipeg Kanada.
Penutupan tersebut dinilai menjadi langkah yang jarang terjadi dalam sejarah diplomasi AS karena menunjukkan upaya Washington untuk mengurangi jejak diplomatik globalnya.
Rencana itu juga tidak disebut berkaitan dengan peristiwa geopolitik tertentu. Sebaliknya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintahan Presiden Donald Trump untuk melakukan efisiensi dan mengurangi ukuran birokrasi pemerintah AS.
Baca Juga: Tanpa Utang
Sejumlah pejabat pemerintahan AS secara pribadi berpendapat bahwa beberapa kantor perwakilan diplomatik berukuran kecil dinilai tidak terlalu penting dan tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan.
Tetapi, rencana tersebut menuai kritik dari Partai Demokrat dan sejumlah mantan pejabat kebijakan luar negeri serta keamanan nasional AS.
Mereka menilai pengurangan kehadiran diplomatik AS di berbagai negara, ditambah dengan pembubaran atau pengurangan peran Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), berisiko melemahkan posisi kepemimpinan Washington di dunia.
Kebijakan tersebut juga dikhawatirkan menciptakan ruang yang dapat dimanfaatkan negara-negara pesaing AS, terutama China dan Rusia, untuk memperluas pengaruh mereka.***




