POJOKSATU.id - Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, baru saja buka suara soal gagalnya akuisisi saham PT KCI.
Sebagai info, rencana akuisisi saham PT KCI ini sebenarnya bagian dari komitmen tingkat tinggi untuk mengintegrasikan transportasi publik di area Jabodetabek.
Bahkan, hal ini sudah dibahas dalam Pembahasan APBD Perubahan 2023 dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta.
Baca Juga: LRT Jabodebek Resmi Beroperasi, Adhi Karya Lanjut Garap MRT Jakarta
Tuhiyat menjelaskan bahwa ada tiga instansi pemerintah yang terlibat dalam mewujudkan rencana ini.
Pemerintah Provinsi DKI, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian BUMN.
Berbagai studi telah dilakukan, salah satunya adalah rencana integrasi tarif KRL dengan transportasi publik Jakarta.
DPRD DKI Jakarta bahkan sudah menyetujui anggaran untuk akuisisi saham PT KCI beberapa kali.
Baca Juga: Jokowi Minta Kebut MRT Jakarta Fase 4 Dimulai 2024, Ini Alasannya
Namun, Tuhiyat menyebut bahwa tidak ada titik temu antara instansi terkait yang terlibat dalam rencana ini.
Akibatnya, rencana akuisisi ini terancam batal.
Dia menyarankan jika tidak ada komitmen yang pasti, PT MITJ, perusahaan patungan MRT dan PT KAI yang dibentuk untuk mengelola transportasi kereta api terintegrasi di area Jabodetabek, sebaiknya dibubarkan.***



