POJOKSATU.id, JAKARTA - Dibongkar Pengacara Teman Sendiri, Mario Dandy Diduga Sudah Rencanakan Aniaya David

Mario Dandy patut diduga kuat sudah merencanakan untuk melakukan penganiayaan terhadap David, anak petiggi GP Ansor, Jonathan Latumahina.

Dugaan Mario Dandy sudah rencanakan aniaya David itu diungkap pengacara temannya sendiri, Shane Lukas, Happy SP Sihombing, Rabu (1/3/2023).

Dugaan adanya perencanaan penganiayaan itu didasarkan atas pengakuan Shane Luka kepada Happy.

Disebutkan bahwa Shane Lukas sama sekali tidak mengetahui bahwa Mario Dandy akan melakukan penganiayaan terhadap David.

Untuk diketahui, Shane Luka adalah teman Mario Dandy yang didatangi sebelum penganiayaan dilakukan.

BACA: Fakta Baru, Mario Dandy Mengandalkan Orang Tuanya, Punya 'Relasi Kuat' Biar 'Aman' dan Semua Bisa 'Diamankan'

Polisi menyebut bahwa Shane memiliki peran memprovokasi dan merekam penganiayaan menggunakan telepon seluler.

Meski sama-sama ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan, tapi Shane Lukas dan Mario Dandy ditempatkan di sel terpisah.

 

Andalkan orang tua


Happy menyebut, berdasarkan pengakuan Shane, Mario Dandy menyatakan bahwa ayahnya memiliki banyak 'kenalan'.

"Menurut penjelasan dari Shane juga, dia mengaku (orang tua) ada 'relasi kuat'," ungkap dia.

BACA: Pengumuman, Rafael Alun Orang Tua Mario Dandy Minta Dikasihani, Pantas ?

Mario Dandy meyakinkan Shane Luka agar tidak usah takut karena semua akan 'diamankan' dan 'diurus' oleh ayahnya, Rafael Alun Trisambodo.

"Karena itu dia lalu mengandalkan bapaknya. 'Udah jangan takut, bapak saya nanti yang urus semua'. Gitu," sambung Happy menirukan.

Karena janji Mario Dandy itulah, lanjutnya, Shane Lukas merasa dirinya aman.

Akhirnya, Shane Luka setuju untuk membantu Mario Dandy hajar sadis David, anak pengurus pusat GP Ansor Jonathan Latumahina.

"Dia (Shane) mau disuruh karena itu, karena dia dijanjikan (aman)."

BACA: Fakta Baru, Ernie Meike Torondek Ibu Mario Dandy Punya Perumahan Mewah 6,5 Hektar di Minahasa Utara

"Maksudnya 'udah kamu tenang aja gak usah takut, saya minta videokan. Saya juga gak mau apa-apain kok'." bebernya.

"Kata Mario gitu mankanya Shane itu mau. Itupun kemarin dia dijemput," jelas Happy.

 

Sudah direncanakan


Happy menduga, Mario Dandy sudah merencanakan penganiayaan terhadap David.

Kliennya, kata Happy, sama sekali tak menyangka akan terjadi kekerasan sebagaimana dalam video yang beredar.

"Di situ juga dia sudah disuruh sama Mario, 'nanti kamu tinggal video aja ya'." ujarnya.

BACA: Profil Ernie Meike Torondek Ibu Mario Dandy, Anjing aja Pake Tas dan Sandal Branded

Saat dalam perjalanan pun, Shane tidak mengetahui bahwa Mario Dandy akan hajar David.

"Tapi pas di mobil juga dia engga bilang, nanti kita menganiaya si David, enggak," tutur Happy.

Kliennya, kata Happy, hanya membantu atas permintaan anak ketiga Rafael Alun Trisambodo dan Ernie Meike Torondek itu.

"'Shane, nanti pokonya kamu videokan'. Udah dia bilang. Tapi di dalam mobil tidak diceritakan (David) mau dianiaya," kata Happy.

"Makanya itu si Shane pada saat kejadian itu dia shock, dia engga bisa melakukan apa-apa," jelas Happy.

BACA: Nasib Mario Dandy Dipastikan Makin Tragis, Pasal Terberat Bakal Diberlakukan, Agnes Siap-siap Susah Tidur

Berdasarkan keterangan tersebut, Happy menduga bahwa Mario Dandy sudah merencanakan untuk menganiaya David.

"Dia (Shane) enggak menyangka, karena aktornya si Mario ini sudah merencakan. Patut diduga sudah merencanakan," tandasnya.

Itulah informasi dibongkar pengacara teman sendiri, Mario Dandy diduga sudah rencanakan aniaya David. (AdeGP/pojoksatu)