POJOKSATU.ID - Kabar menarik datang dari hubungan diplomatik Indonesia dan Iran.

Di tengah situasi geopolitik yang memanas, Iran disebut siap memberikan kemudahan bagi kapal tanker Indonesia untuk melintasi Selat Hormuz.

Hal tersebut mencuat setelah Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, melakukan kunjungan ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Kepala BGN Sebut Motor MBG Viral Jumlahnya Bukan 70.000 Unit dan Ternyata Belum Didistribusikan

Pertemuan itu menjadi ajang diskusi penting terkait kondisi terkini di kawasan Timur Tengah.

Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai isu strategis, termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di wilayah Iran.

“Pertemuan ini membahas perkembangan terbaru di Iran, termasuk situasi akibat serangan dari Amerika dan Israel,” ujar Cholil dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga: 1.968 PPPK Terancam, Pemkab Belitung Timur Siapkan Langkah Penyelamatan, Ini Penjelasannya

Tak hanya itu, Cholil menyebut Boroujerdi juga menyampaikan berbagai informasi penting yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam melihat dinamika global saat ini.

Diskusi pun berlangsung dalam suasana persahabatan dan saling menghormati.

Salah satu poin yang menarik perhatian adalah komitmen Iran untuk mempererat hubungan dengan Indonesia.

Baca Juga: Cuma 1 Kali Telepon dan 2 Kali Pertemuan, Kesepakatan PLTSa Sarimukti Diteken Dedi Mulyadi dan Menteri LHK, Sampah Disulap jadi Energi Listrik

Dalam konteks tersebut, Iran disebut siap memberikan kemudahan bagi kapal tanker Indonesia yang melintasi Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.

“Beliau menyampaikan komitmen untuk terus menjalin persahabatan dengan Indonesia, termasuk memberikan kemudahan bagi kapal tanker kita,” jelas Cholil.

Sebagaimana diketahui, Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang sangat penting bagi distribusi minyak global.

Setiap dinamika di kawasan tersebut kerap berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi internasional, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Heboh Benda Mirip Rudal di Gili Trawangan, Warga Nekat Angkat Bareng, Ternyata Ini Faktanya

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan MUI lainnya, seperti KH Marsudi Syuhud dan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan.

Langkah Iran ini dinilai menjadi sinyal positif bagi hubungan bilateral kedua negara, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di tengah tantangan global yang semakin kompleks.***