POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Ibarat pribahasa Ada Gula Ada Semut, kegiatan yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi selalu menjadi magnet terutama bagi warga masyarakat yang ingin melihat secara langsung. Sehingga acaranya selalu ramai di hadiri oleh masyarakat.

Acara itu juga menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang kecil, karena mereka setiap berjualan di acara hariring peuting yanh digelar oleh Dedi Mulyadi dagangannya selalu laris manis.

Dalam setiap acara di berbagai wilayah Kabupaten Purwakarta, sedikitnya belasan hingga puluhan pedagang kecil yang hadir di acara tersebut untuk mengais rejeki untuk mendapatkan hasil yang halal.

Salah seorang pedagang Ma Enah (58), merasa senang dengan adanya acara hariring peting, karena sedikitnya puluhan ribu bahkan mungkin ratusan ribu rupiah akan dikantongi hasil dari laba berjualannya.

“Alhamdulillah, baru satu jam sudah dapat uang 400 ribu hasil dari jualan kopi keliling,” kata Ma Enah, di acara hariring peuting yang berlokasi di Kembangkuning Kecamatan Jatiluhur.

Walaupun sudah berumur namun Ma Enah tetap semangat berjualan karena akan mendapatkan untung yang menggiurkan, saat berjualan di acaranya Dedi Mulyadi.

“Mudah-mudahan sampai akhir acara dapat minimalnya 600 ribu, kalau sampai dapat uang 600 ribu bisa dipastikan untungnya paling sedikit 200 ribu rupiah,” kata Ma Enah, menambahkan.

Acara hariring peuting yang digelar oleh Dedi Mulyadi itu dilakukan setiap malam, dari satu wilayah ke wilayah Kecamatan lain dalam Kabupaten Purwakarta.

Dalam acara itu, bebeberapa artis ibu kota dihadirkan, seperti Carli Van Houten, Gita KDI yang diringi oleh group musik Emka 9 yang merupakan group binaan dari Dedi Mulyadi.

Di sepanjang bulan Ramadhan ini, sudah 7 titik lokasi kegiatan hariring peuting yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi. Kedepan, masih ada beberapa titik lokasi yang sudah di agendakan untuk acara hariring peuting.

Yang jelas, acara itu setidaknya ada belasan bahkan mungkin puluhan pedagang kecil yang bisa tersenyum bahagia saat usai acara keemudian menghitung laba. (Ade Winanto / pojoksatu)