POJOKSATU.id - Intensitas hujan yang tinggi beberapa waktu belakangan ini, membuat Tinggi Muka Air (TMA) di kawasan hulu Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro naik.

Bahkan, saat ini TMA di kawasan tersebut tengah menunjukkan status siaga. Pasalnya, tinggi wilayah di Kabupaten Bojonegoro mencapai hingga 14.26 meter di atas permukaan laut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Laila Noer Aeny mengungkapkan jika pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

Baca Juga: Soimah Cerita Pernah Diguna-guna Oleh Sinden Senior Lewat Bedak dan Air Minum, Netizen Langsung Cari Tahu Orangnya

Pasalnya, diketahui jika daerah di kawasan hulu Sungai Bengawan Solo Kabupaten Bojonegoro, menjadi daerah yang rawan banjir setiap tahunnya.

Bahkan saat ini, tercatat ada 88 desa di Kabupaten Bojonegoro yang terdampak banjir, akibat luapan dari sungai Bengawan Solo.

Selain itu, 55 desa lainnya juga berpotensi terdampak banjir bandang luapan Bengawan Solo.

Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal atau berada di kawasan tersebut, dihimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati, terhadap potensi bencana banjir yang kapan saja bisa terjadi.

Pasalnya, hingga beberapa hari ke depan curah hujan di kawasan ini diperkirakan masih tinggi.***