POJOKSATU.id, DEPOK -- Dua korban selamat dari kecelakaan maut bus SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang, memberikan kesaksian.

Dua korban selamat bernama Vivi Aulia dan Fahmi Fahrurozi memberikan kesaksian sebelum bus Trans Putera Fajar mengalami kecelakaan.

Vivi Aulia, siswa SMK Lingga Kencana Depok,sempat memberi kabar kepada ibunya, Maryati, mengenai kondisi bus yang mereka tumpangi.

Sebelum kecelakaan terjadi, Vivi menelponnya dan mengabarkan bahwa bus mengalami masalah dalam menanjak dalam perjalanan dari vila menuju Tangkuban Perahu.

Baca Juga: 393 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, 79 Kategori Lansia, Empat Pintu Disiapkan Sambut Kedatangan

Maryati mengungkap bahwa anaknya Vivi mengabarkan itu sekitar pukul 16.00 WIB.

Namun, sekitar pukul 18.00 WIB, Vivi kembali menelepon dengan nomor lain. Dan mengabarkan bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan maut.

Vivi memberitahu ibunya bahwa bus mereka terbalik dan ada banyak suara orang meminta tolong dalam suasana gelap.

Sementara itu, Fahmi Fahrurozi menceritakan bahwa bus yang mereka tumpangi sempat diperiksa sebelum terjadinya kecelakaan.

Baca Juga: BUKAN DARI Kebun Raya Bogor, Jenis Bunga Bangkai Ini yang TERMASUK LANGKA, Ditemukan Sejak 1878

Saat pemeriksaan tersebut diketahui bahwa adanya kebocoran oli dari bagian bawah bus.

"Bus itu sedang diperiksa dan katanya olinya bocor," terangnya kepada wartawan, Minggu (12/5).

Setelah itu bus meneruskan perjalanan dengan aman, namun ketika sampai di jalan menurun, ada yang mengatakan bahwa tidak ada rem.

"Begitu sampai di turunan, dari situ ada omongan gak ada rem," terangnya.

"Semua anak-anak teriak dan ada yang beristigfar," tambahnya.

Baca Juga: Bus Trans Putera Fajar Kecelakaan Maut SMK Lingga Kencana Depok Tidak Berizin KIR Kadaluwarsa! Operator Bakal Diperiksa

"Gak lama mobil terguling ke kanan," kenangnya.

Fauzi menjelaskan bahwa semua penumpang dalam bus kurang lebih 60 orang.

Diketahui, kecelakaan maut bus Trans Putera Fajar terjadi di Jalan Raya Kampung Palasari, Desa Palasari, Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024) pukul 18.45 WIB.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast mengatakan jumlah korban jiwa kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok mencapai 11 orang.

Dimana dari 11 orang itu, sebanyak 10 orang merupakan penumpang bus dan satu warga sekitar.

"Sebanyak 11 yang meninggal, sepuluh penumpang, terdiri dari guru dan siswa SMK," katanya.***