POJOKSATU.id - Hilangnya pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (IAT) di kawasan Leang-leang, Maros, Sabtu 17 Januari 2026, menimbulkan pertanyaan baru di tengah publik.
Bukan hanya terkait kronologi hilangnya kontak, tetapi juga mengenai misi penerbangan pesawat tersebut, mengingat IAT bukan maskapai komersial yang melayani penumpang umum.
Berdasarkan penelusuran PojokSatu.id, Indonesia Air Transport merupakan operator penerbangan charter yang selama lebih dari 50 tahun melayani sektor minyak dan gas, logistik khusus, serta misi operasional internal berbagai perusahaan.
Baca Juga: SP2D Jadi Penentu Cair Tidaknya TPG Guru, Ini Penjelasan Sederhana untuk Non-Bendahara
Informasi ini diperoleh dari data resmi perusahaan dan diperkuat oleh pemberitaan media kredibel yang menegaskan bahwa penerbangan IAT tidak bersifat komersial reguler.
Detik melaporkan bahwa pesawat yang hilang kontak itu hanya membawa 11 orang, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.
Data ini juga dikonfirmasi yang menyebut penerbangan ATR tersebut berada dalam misi operasional tertentu, bukan penerbangan penumpang umum.
Baca Juga: Panduan Aman Guru Menghadapi Perubahan Sistem TPG 2026 agar Hak Tidak Hilang
Demikian disebutkan dalam laporan yang dikutip PojokSatu.id dari CNN Indonesia.
Dilansir Liputan6 menambahkan bahwa pesawat ATR tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dan hilang kontak pukul 13.17 WITA.
Dengan titik sinyal terakhir berada di sekitar koordinat 04°57’08” LS – 119°42’54” BT.
Baca Juga: Panduan Aman Guru Menghadapi Perubahan Sistem TPG 2026 agar Hak Tidak Hilang
Sebuah area berbukit karst yang menyulitkan operasi pencarian.
Fakta bahwa penerbangan ini membawa jumlah penumpang minimal semakin menguatkan dugaan bahwa penerbangan memiliki fungsi operasional tertentu yang belum dirinci pihak perusahaan.
Hingga kini, Indonesia Air Transport belum mengeluarkan penjelasan lengkap mengenai misi penerbangan ATR tersebut.
Basarnas masih fokus pada operasi pencarian dan belum memberikan detail tambahan mengenai aktivitas pesawat sebelum hilang kontak.
Publik kini menunggu kejelasan untuk misi apa pesawat charter ini terbang sebelum sinyalnya menghilang di langit Maros?.
Baca Juga: Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros Berisi 11 Orang, Identitas Pilot Penumpang Belum Diungkap
Jawabannya masih menunggu pernyataan resmi dari otoritas terkait dan operator penerbangan.***




