POJOKSATU.id - Publik terus menyoroti sosok Taufiq Aljufri, pendiri sekaligus Direktur Utama PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Setelah ia resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan proyek fiktif yang merugikan ribuan investor.

Fakta-fakta yang belakangan muncul membuat nama Taufiq menjadi salah satu figur paling ramai diperbincangkan di tengah skandal keuangan syariah terbesar beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Bayar Tagihan TV Kabel dan Internet di BRImo, Ada Cashback 10 Persen!

Sebelum kasus ini menyeruak, Taufiq bukanlah sosok yang asing di dunia bisnis.

Ia memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam manajemen dan pengembangan usaha, termasuk kiprah panjang sebagai developer properti.

Dalam profil perusahaan yang pernah dipublikasikan DSI, Taufiq disebut telah membangun lebih dari 15 cluster perumahan dan aktif mengisi kelas bisnis di Jakarta.

Baca Juga: Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien, Meski BPJS Kesehatan Dinonaktifkan

Rekam jejaknya juga sempat mendapat pengakuan publik setelah meraih penghargaan 2nd Best Entrepreneur Nasional pada 2006 dan 2007.

Tidak hanya itu, Taufiq juga dikenal aktif dalam komunitas developer syariah selama lima tahun terakhir.

Pengalamannya inilah yang kemudian melandasi lahirnya PT Dana Syariah Indonesia, platform pendanaan berbasis syariah yang pada awal kemunculannya banyak diminati investor.

Baca Juga: Heboh Dirut Dana Syariah Jadi Tersangka, Akhirnya Ketauan Proyek Fiktif Sampai Rp2,4 Triliun!

Namun perjalanan panjang tersebut berubah drastis setelah Bareskrim Polri mengumumkan penetapan tersangka terhadap dirinya.

Dugaan proyek fiktif dalam pembiayaan membuat posisi Taufiq berbalik menjadi pusat penyidikan aparat.

Kasus ini mencuat setelah banyak lender mengaku tidak bisa menarik dana mereka.

Penelusuran penyidik menemukan adanya dugaan penggunaan proyek yang tidak sesuai fakta sebagai landasan penarikan dana investor.

Nilai kerugian yang ditaksir mencapai Rp2,4 triliun, menjadikannya salah satu skandal yang paling menyita perhatian publik.

Baca Juga: Ironi PPPK Paruh Waktu Kuningan! Status Naik, Penghasilan Malah Turun

Kini, jejak panjang Taufiq sebagai pengusaha dan pendiri fintech syariah berubah menjadi catatan besar dalam penyidikan.

Publik masih menantikan kejelasan aliran dana dan penyelesaian bagi ribuan investor yang terdampak.***