POJOKSATU.ID - Sebuah video keluhan pasangan Tiktoker asal Medan mendadak viral setelah mereka mengungkap pengalaman kurang menyenangkan saat berbelanja perlengkapan banjir.
Niat membeli peralatan untuk menghadapi genangan air yang tengah melanda kawasan tempat tinggal mereka, pasangan tersebut justru mendapat perlakuan tak ramah dari seorang karyawan toko.
Dalam unggahan mereka, pasangan ini menceritakan bahwa sejak masuk ke toko, suasana sudah terasa tidak nyaman.
Baca Juga: Getar Indonesia Minta Pertamina Pastikan Stok LPG Aman Saat Nataru 2026
Mereka mengaku telah meminta bantuan untuk mencarikan barang yang dibutuhkan, namun respons pegawai justru terdengar singkat, dingin, dan terkesan enggan melayani.
Padahal, toko sedang tidak tampak ramai dan kebutuhan mereka pun cukup jelas.
Menurut pasangan itu, insiden ini diduga dipicu masalah sepele terkait parkir di depan toko.
Mereka mengatakan sudah memarkirkan kendaraan di tempat yang wajar untuk pelanggan.
Namun bukannya menyambut pembeli, karyawan malah menunjukkan raut wajah kesal seolah terganggu dengan posisi parkir tersebut.
Situasi inilah yang disebut membuat pelayanan menjadi semakin tidak menyenangkan.
Dalam videonya, pasangan Tiktoker itu menegaskan bahwa mereka tidak bermaksud menyinggung siapa pun.
Baca Juga: Bersiap Hadapi Skema Baru! TPG Bulanan 2026 Buat Validasi Dapodik Lebih Ketat, Ini Panduan untuk OPS
Mereka hanya merasa wajar mendapatkan pelayanan yang baik ketika hendak berbelanja, terlebih kondisi Medan saat ini tengah diguyur hujan deras dan banjir mengancam banyak wilayah.
Pembelian peralatan banjir seperti sepatu bot, senter, hingga keperluan darurat lain adalah hal mendesak.
Reaksi dari warganet pun beragam. Banyak yang langsung memberikan dukungan kepada pasangan ini dan menilai pelayanan toko memang seharusnya lebih ramah, apalagi di tengah situasi bencana.
Baca Juga: 8 Saksi Diperiksa, Polisi Kejar Dalang Kebakaran Mematikan Terra Drone
Ada pula yang mengaku pernah merasakan hal serupa di beberapa toko lain dan menyebut bahwa standar pelayanan pelanggan masih sering diabaikan.
Di sisi lain, tak sedikit juga warganet yang menyarankan agar toko lebih profesional dalam menangani konsumen.
Sikap jutek, terutama kepada pembeli yang benar-benar membutuhkan barang, disebut dapat merusak citra usaha dan membuat pelanggan enggan kembali.
Baca Juga: Kemenkeu Buka Suara! Status THR TPG 100 Persen 2025, Mekanisme Daerah, dan Siapa Saja yang Berhak
Dalam kondisi ekonomi yang sulit dan tingkat persaingan usaha yang tinggi, kualitas pelayanan menjadi salah satu aspek yang menentukan loyalitas pelanggan.
Sementara itu, sejumlah pengguna TikTok yang juga berdomisili di Medan menyatakan bahwa bencana banjir belakangan ini membuat banyak orang bergegas membeli peralatan darurat.
Karena itu, pelayanan cepat dan ramah sangat dibutuhkan untuk membantu warga bersiap menghadapi kondisi yang tidak menentu.
Meski kejadian ini tampak sepele, cerita pasangan Tiktoker tersebut memunculkan kembali diskusi tentang pentingnya etika pelayanan di sektor ritel.
Di tengah situasi darurat banjir, kebutuhan masyarakat meningkat dan toko-toko memiliki peran penting dalam menyediakan kebutuhan tersebut dengan sikap profesional.
Pasangan itu menutup ceritanya dengan harapan agar pengalaman mereka menjadi pelajaran bagi pelaku usaha.
Bahwa keramahan sederhana pun dapat membuat pelanggan merasa dihargai bahkan di tengah keadaan bencana sekalipun.***




