POJOKSULSEL, MAKASSAR – Lebih dari tujuh dekade Wings Group tumbuh dan turut menemani perjalanan Indonesia. Hanya terpaut kurang lebih tiga tahun dengan usia republik ini, perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMGC) ternama ini tentunya telah melewati segudang suka dan duka bersama negeri ini.

Wings Group menjadi saksi sekaligus pelaku sejarah yang turut berkontribusi membangun Indonesia. Bukan hanya berperan dalam menopang perekonomian, tapi juga aktif membantu pemerintah dan masyarakat dalam berbagai momen sulit.

Wings Group melalui Yayasan Peduli Wings senantiasa tanggap ‘mengulurkan tangan’ bagi Indonesia tatkala terjadi bencana. Tengok saja saat bencana non-alam pandemi Covid-19 melanda. Wings Group aktif berkontribusi, baik saat tahap emergency hingga tahap pemulihan.

Pada kondisi normal sekalipun, Wings Group selalu ikut ambil bagian dalam upaya membangun bangsa. Fokusnya di beberapa sektor meliputi pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Semua itu dilakukan Wings Group sebagai wujud bakti kepada negeri.

Tidak heran, Wings Group memperoleh banyak penghargaan dan apresiasi atas dedikasi dan bantuan dalam setiap momen sulit bangsa Indonesia. Salah satu yang bergengsi adalah Padmamitra Award 2020 dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Padmamitra Award diberikan kepada Wings Group atas kontribusi dalam penanganan Covid-19. Sejak pandemi melanda, perusahaan yang mulanya bernama Fa Wings melakukan gerak cepat dalam menyalurkan beragam bantuan kepada masyarakat terdampak.

Bantuan disalurkan melalui pemerintah maupun instansi berwenang. Mulai dari alat pelindung diri atau APD, alat bantu pernafasan alias ventilator, cairan disinfektan, hand sanitizer, hand wash, deterjen, sampo hingga makanan pokok.

Tidak berhenti di situ, Wings Group aktif melakukan vaksinasi Covid-19, setidaknya dengan menyasar para tenaga kerja pabrik dan karyawan perusahaannya. Bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Wings Group juga menghadirkan fasilitas vaksinasi di beberapa titik.

Perusahaan yang didirikan oleh Harjo Susanto dan Ferdinand Katuari ini juga menginisiasi gerakan #WINGSTanggapCorona. Lewat gerakan ini, perusahaan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Direktur Wings Group Indonesia, Meriam Katombo, menyampaikan Wings memiliki filosofi ‘all good things in life should be accesible for everyone’. Olehnya itu, perusahaan terus berusaha menebar kebaikan kepada semua pihak, tanpa terkecuali.

Selama penanggulangan Covid-19, Wings Group setidaknya menggelontorkan puluhan miliar rupiah untuk membantu masyarakat maupun pemerintah. Bantuan difokuskan pada pihak-pihak yang terdampak langsung pandemi.

“Bantuan sosial ini merupakan wujud konkret dukungan kami untuk pemerintah, para pejuang medis dan seluruh masyarakat Indonesia, sehingga kiranya dapat membantu meringankan beban dalam menanggulangi wabah Covid-19,” ujar Meriam, dilansir dari laman resmi Wings Group Indonesia.

Tanggap Bencana


Tidak hanya berperan aktif dalam penanganan Covid-19, Wings Group terbilang sangat tanggap bencana. Terbaru, perusahaan ini pro-aktif menyalurkan bantuan secara berkala untuk korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Gerak cepat Wings Group itu mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari pemerintah pusat maupun daerah. Kemensos RI lewat Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan langsung penghargaan kepada Wings Group melalui Yayasan Wings Peduli pada akhir tahun lalu.

Menteri Risma menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu penanganan korban gempa di Cianjur, termasuk Wings Group. Istimewanya lagi, Wings Group menjadi satu-satunya korporasi yang bergerak di bidang FMGC yang meraih penghargaan tersebut.

“Bantuan yang Yayasan Wings Peduli berikan sudah kami rasakan sejak lama, termasuk bantuan produk untuk bencana Lombok dan Palu (2018), hingga fasilitas mobil cuci pakaian untuk bencana Semeru (2021) dan Cianjur (2022) baru-baru ini,” kata dia.

“Semoga kerja sama ini bisa terus dilanjutkan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena bencana,” sambung Menteri Risma, yang juga menyebut hubungan baik pihaknya dengan Wings Group bahkan telah terjalin baik sejak dirinya masih menjabat Wali Kota Surabaya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Jabar Bergerak, Atalia Praratya Kamil, yang menyebut Wings Group aktif berkontribusi dengan menyediakan kebutuhan para pengungsi. Istri Gubernur Jawa Barat itu menyebut Wings Group lewat Yayasan Peduli Wings sangat mendukung pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pemulihan.

“Kami meyakini bahwa pemerintah tidak mampu menyelesaikan rekonstruksi ini (kondisi masyarakat) kembali seperti sediakala secara cepat. Sehingga, saya menyarankan kepada teman-teman untuk berkolaborasi dan fokus mempersiapkan bagaimana caranya keadaan kembali semula,” ungkap Atalia.

Jaga Lingkungan

Wings Group melalui Yayasan Wings Peduli juga aktif berkontribusi dalam isu-isu lingkungan, sebagai upaya mewujudkan kebersihan dan kelestarian lingkungan. Program CSR berkaitan lingkungan tidak hanya melulu dilaksanakan di wilayah pabrik, tapi juga tersebar se-Indonesia.

Salah satu program yang telah dijalankan ialah memasang trash boom di aliran sungai Surabaya. Langkah itu dilakukan sebagai upaya preventif guna menjaring sampah yang terbuang ke sungai. Hal tersebut sekaligus membantu upaya pembersihan dan perawatan aliran sungai yang dilakukan pemerintah setempat.

Trash boom itu dipasang di lima titik aliran sungai yakni Enrosono, Mrutu, Kali Tebu, Pogot, dan Asemrowo. Program itu lanjutan dari ‘Aksi Bersih Sungai Surabaya’, yang telah dilaksanakan sebelumnya, yang disertai aksi bersih-bersih sampah.

Perwakilan Yayasan Wings Peduli, Oucky Hertanto, menyampaikan inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khusus di daerah aliran sungai.

Wings Group hadir tidak melulu soal bisnis, tapi juga ingin berkontribusi untuk bangsa. Langkah pemerintah daerah yang getol menjaga lingkungan harus disokong. “Semoga langkah ini dapat membantu menciptakan Kota Surabaya yang lebih nyaman, indah, dan asri,” tuturnya.

“Kami siap untuk berkontribusi sesuai dengan kapasitas yang kami miliki terkait upaya pemeliharaan lingkungan,” sambung Oucky.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan apresiasi kepada Wings Group melalui Yayasan Wings Peduli atas inisiatif tersebut. Langkah yang dilakukan Wings Group itu merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam melestarikan lingkungan.

“Program ini merupakan wujud kerja sama dan gotong royong antara Pemkot Surabaya dengan seluruh elemen masyaraka, termasuk pihak swasta. Saya berharap akan ada kolaborasi dan inovasi lain, khususnyan yang terkait dengan pelestarian lingkungan hidup di Kota Surabaya,” jelasnya.

Kolaborasi serupa, bahkan lebih luas juga dilakukan di Aceh. Wings Group bersama pemerintah daerah, UNICEF, Yayasan Aceh Hijau, sanitarian, dan relawan muda menggerakkan percepatan program pengelolaan air, sanitasi, dan kebersihan. Kolaborasi pentahelix ini dijalankan sejak tahun lalu.

Gabriella da Silva selaku Head of Public Relations Wings Group menyampaikan, kolaborasi lintas sektor ini bertujuan mempercepat hadirnya akses sanitasi aman yang berkelanjutan. Ya, program ini selaras dengan filosofi perusahaan yang ingin mewujudkan kesetaraan bagi semua pihak.

“Semua lapisan masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan kesediaan air bersih, sanitasi aman dan layak, dan kebersihan lingkungan untuk menunjang kesehatan mereka,” tuturnya.

Peduli Pendidikan dan Kesehatan

Bidang lain yang menjadi atensi Wings Group dalam penyaluran CSR ialah pendidikan dan kesehatan. Di sektor pendidikan, ragam bantuan telah disalurkan. Pada 2016, Wings Group memberikan bantuan fasilitas pendidikan di kampung nelayan, tepatnya di Desa Hurip Jaya, Bekasi Utara.

Bantuan itu berupa pendirian kelas baru untuk sekolah setingkat SMP bernama Taman Kelompok Belajar (TKB) Bandeng. Bantuan serupa juga telah diberikan di kawasan gunung sampah Bantar Gebang, Bekasi.

Di masa pandemi Covid-19, Wings Group juga membantu 5.000 sekolah dan madrasah di Indonesia guna mendukung kembali dimulainya pembelajaran tatap muka. Bantuan berupa ragam produk kebersihan seperti sabun cuci tangan, hand sanitizer, dan cairan disinfektan.

Bantuan itu disalurkan untuk ribuan sekolah di enam provinsi. Mulai dari Aceh, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua. Distribusi perlengkapan kebersihan ini memenuhi kebutuhan sekolah hingga tiga bulan dalam upaya mewujudkan kembali pembelajaran tatap muka, dengan mengedepankan penerapan protokol kesehatan.

“Kami menyalurkan bantuan paket kebersihan safe school kit ke 5.000 sekolah dan madrasah di Indonesia sebagai wujud untuk mendukung masa depan generasi penerus Indonesia, yang lebih sehat dan tangguh,” jelasnya.

Sedangkan di sektor kesehatan, CSR Wings Group lebih banyak lagi. Terlebih tatkala masa pandemi Covid-19. Di berbagai daerah, perusahaan menyalurkan beragam paket perlindungan sebagai upaya penerapan protokol kesehatan. Juga menggandeng pihak lain menyiapkan fasilitas vaksinasi.

Bukan hanya itu, Wings Group bersama pemerintah aktif mengkampanyekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS. Juga getol mendorong percepatan imunisasi anak di berbagai daerah.

(fadli/pojoksulsel)